![]() |
Wakasat Lantas Polrestabes Medan, Kompol Budiono Saputro. (foto/ist) |
Wakasat Lantas Polrestabes Medan, Kompol Budiono Saputro, menegaskan komitmen Polri untuk tidak pandang bulu dalam penegakan hukum lalu lintas.
Kompol Budiono menjelaskan, pelanggar lalu lintas yang menjadi sorotan dalam video viral bukanlah seorang anggota Polri, melainkan keluarga anggota Polri bernama Aldi. Insiden penilangan terjadi di Jalan Irian Barat, Medan Timur, Kamis (17/7/2025).
"Itu yang ditilang bukan anggota Polri, tapi keluarga anggota Polri," terang Kompol Budiono saat ditemui di Sat Lantas Polrestabes Medan, Jumat (18/7/2025).
Penilangan ini bermula ketika personel Sat Lantas yang sedang berpatroli melihat pengendara sepeda motor berplat BK 2333 FY melawan arus dan tidak mengenakan helm. Petugas kemudian melakukan penegakan hukum dan menilangnya. Setelah pemeriksaan lebih lanjut, diketahui bahwa pengendara tersebut juga tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).
"Setelah dilakukan pemeriksaan ternyata yang bersangkutan tidak memiliki SIM. Jadi kami sampaikan ini adalah pelanggaran yang menjadi prioritas," imbuh Kompol Budiono. Ia juga menambahkan bahwa saat ini Sat Lantas Polrestabes Medan sedang gencar melakukan Operasi Patuh Toba 2025.
Kompol Budiono dengan tegas menyatakan bahwa Sat Lantas Polrestabes Medan tidak akan pilih kasih dalam menindak pelanggar lalu lintas, termasuk jika yang melanggar adalah anggota Polri itu sendiri.
"Jadi kami dari Sat Lantas tidak memilah-milah ataupun tebang pilih terhadap pelanggaran lalu lintas. Siapapun yang melanggar aturan lalu lintas kita akan melakukan penegakan hukum tilang, baik dari keluarga Polri maupun Polrinya sendiri," tegasnya.
Meskipun sempat terjadi perdebatan antara Aldi dan personel Polsek Medan Timur, Aipda DS, yang melakukan penilangan, Kompol Budiono memastikan bahwa pada akhirnya penilangan tersebut diterima.
"Ada perdebatan biasa ya. Tapi akhirnya kan dari anggota Polsek Medan Timur akhirnya menerima dengan pelanggaran itu," tutupnya.
Sebelumnya, video perdebatan antara dua petugas kepolisian di Jalan Irian Barat, Medan Timur, pada Kamis (17/7/2025), sempat menghebohkan media sosial dengan narasi "polisi tilang polisi. Bukan Polisi Ditilang, Tapi Keluarganya :Sat Lantas Medan Klarifikasi Video Viral
MEDAN – Sebuah video yang menarasikan insiden polisi menilang polisi sempat viral di media sosial. Namun, Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polrestabes Medan segera mengklarifikasi kejadian tersebut.
Wakasat Lantas Polrestabes Medan, Kompol Budiono Saputro, menegaskan komitmen Polri untuk tidak pandang bulu dalam penegakan hukum lalu lintas.
Kompol Budiono menjelaskan, pelanggar lalu lintas yang menjadi sorotan dalam video viral bukanlah seorang anggota Polri, melainkan keluarga anggota Polri bernama Aldi. Insiden penilangan terjadi di Jalan Irian Barat, Medan Timur, Kamis (17/7/2025).
"Itu yang ditilang bukan anggota Polri, tapi keluarga anggota Polri," terang Kompol Budiono saat ditemui di Sat Lantas Polrestabes Medan, Jumat (18/7/2025).
Penilangan ini bermula ketika personel Sat Lantas yang sedang berpatroli melihat pengendara sepeda motor berplat BK 2333 FY melawan arus dan tidak mengenakan helm. Petugas kemudian melakukan penegakan hukum dan menilangnya. Setelah pemeriksaan lebih lanjut, diketahui bahwa pengendara tersebut juga tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).
"Setelah dilakukan pemeriksaan ternyata yang bersangkutan tidak memiliki SIM. Jadi kami sampaikan ini adalah pelanggaran yang menjadi prioritas," imbuh Kompol Budiono. Ia juga menambahkan bahwa saat ini Sat Lantas Polrestabes Medan sedang gencar melakukan Operasi Patuh Toba 2025.
Kompol Budiono dengan tegas menyatakan bahwa Sat Lantas Polrestabes Medan tidak akan pilih kasih dalam menindak pelanggar lalu lintas, termasuk jika yang melanggar adalah anggota Polri itu sendiri.
"Jadi kami dari Sat Lantas tidak memilah-milah ataupun tebang pilih terhadap pelanggaran lalu lintas. Siapapun yang melanggar aturan lalu lintas kita akan melakukan penegakan hukum tilang, baik dari keluarga Polri maupun Polrinya sendiri," tegasnya.
Meskipun sempat terjadi perdebatan antara Aldi dan personel Polsek Medan Timur, Aipda DS, yang melakukan penilangan, Kompol Budiono memastikan bahwa pada akhirnya penilangan tersebut diterima.
"Ada perdebatan biasa ya. Tapi akhirnya kan dari anggota Polsek Medan Timur akhirnya menerima dengan pelanggaran itu," tutupnya.
Sebelumnya, video perdebatan antara dua petugas kepolisian di Jalan Irian Barat, Medan Timur, pada Kamis (17/7/2025), sempat menghebohkan media sosial dengan narasi "polisi tilang polisi. [abdul meliala]