Bupati Anton Achmad Saragih Tinjau Langsung KDKMP di Nagori Karang Anyar untuk Perkuat Ekonomi Desa

Bupati Kabupaten Simalungun, Anton Achmad Saragih, bersama Wakil Bupati Benny Gusman Sinaga memonitor percepatan operasionalisasi Koperasi Desa/Kelura

Editor: Admin
Bupati Anton Achmad Saragih Tinjau Langsung KDKMP di Nagori Karang Anyar. (foto/ist)
SIMALUNGUN – Bupati Kabupaten Simalungun, Anton Achmad Saragih, bersama Wakil Bupati Benny Gusman Sinaga memonitor percepatan operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Nagori Karang Anyar, Kecamatan Gunung Maligas, Selasa (3/3/2026).

Kegiatan ini turut dihadiri Deputi Bidang Kelembagaan dan Digitalisasi Kementerian Koperasi Republik Indonesia, Hendra Saragih, bersama jajaran kementerian. Rombongan meninjau langsung gedung Koperasi Merah Putih Karang Anyar yang telah rampung 100 persen.

Kepala Dinas Koperasi Simalungun, Benfri Sipayung, melaporkan saat ini terdapat empat gerai koperasi yang telah menyelesaikan pembangunan fisik pergudangan sepenuhnya, salah satunya di Karang Anyar.

Monitoring dilakukan oleh tim koordinator wilayah kementerian guna mendorong percepatan operasional koperasi desa yang telah siap beroperasi. Namun, pihaknya masih menghadapi kendala ketersediaan lahan. Berdasarkan data, 61 nagori/kelurahan belum memiliki lahan, sementara 105 titik berada di kawasan perkebunan milik PTPN.

Dalam sambutannya, Anton menegaskan Koperasi Merah Putih memiliki peran strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan melalui akses pasar dan penguatan ekonomi lokal. Ia berharap percepatan operasional koperasi dapat segera dirasakan manfaatnya oleh warga.

“Monitoring ini diharapkan menghasilkan strategi efektif agar koperasi menjadi pilar ekonomi desa,” ujarnya.

Anton juga menyebut empat gerai yang telah selesai dibangun berada di Karang Anyar, Bandar Malela, Bosar Maligas, dan Maligas Bayu.

Sementara itu, Hendra Saragih mengapresiasi kesiapan Pemkab Simalungun, khususnya gedung koperasi Karang Anyar yang dinilai layak dan siap beroperasi. Ia mendorong penguatan jumlah anggota serta optimalisasi pembelian hasil produksi lokal, terutama padi, sebagai upaya meningkatkan pendapatan petani.

Terkait persoalan lahan, pihak kementerian akan berkoordinasi dengan BUMN perkebunan guna mencari solusi penyediaan lahan untuk pembangunan gerai koperasi di wilayah perkebunan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekda Mixnon Andreas Simamora, pimpinan perangkat daerah, Forkopimca, pangulu, serta pengurus koperasi. [zai]

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com