Musrenbang RKPD 2027 Dibuka, Wali Kota Rico Waas Targetkan Medan Jadi Simbol Kemajuan Nasional

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Medan

Editor: Admin
Wali Kota Medan Rico Waas memberikan arahan dalam Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Medan Tahun 2027, Selasa (31/3/2026). (foto/ist)
MEDAN – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Medan Tahun 2027, Selasa (31/3/2026).

Kegiatan yang digelar di Hotel Four Points ini mengusung tema “Akselerasi Peningkatan Investasi untuk Perekonomian Kota yang Modern, Maju, Inklusif dan Berkelanjutan” sebagai arah kebijakan pembangunan Kota Medan ke depan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap, perwakilan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen, unsur Forkopimda, Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman, serta jajaran perangkat daerah dan para camat.

Dalam sambutannya, Rico Waas menegaskan bahwa Kota Medan harus mampu bertransformasi menjadi simbol kemajuan nasional, mengingat posisinya sebagai kota terbesar di wilayah barat Indonesia yang strategis dan berdekatan dengan negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand.

“Kota Medan tidak boleh jalan di tempat. Kita harus terus bergerak maju dan mampu menjawab tantangan pembangunan serta harapan masyarakat,” tegasnya.

Untuk mencapai target tersebut, Pemko Medan menetapkan empat fokus pembangunan. Pertama, penguatan ekonomi kerakyatan berbasis UMKM dan revitalisasi pasar tradisional agar pertumbuhan ekonomi lebih inklusif.

Kedua, pemerataan pembangunan infrastruktur, khususnya di wilayah Medan bagian utara yang selama ini dinilai masih tertinggal. Ketiga, peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui perbaikan sektor pendidikan dan kesehatan.

Keempat, penguatan reformasi birokrasi dan pelayanan publik berbasis digital yang profesional, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Selain itu, Pemko Medan juga menetapkan sejumlah target indikator makro untuk tahun 2027, di antaranya pertumbuhan ekonomi sebesar 5,7 hingga 6,1 persen, penurunan angka kemiskinan menjadi 6,0–6,5 persen, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) hingga 86,2–86,6, serta pengendalian inflasi di kisaran 1,1–2,5 persen.

Rico Waas menegaskan, Musrenbang tidak boleh sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan harus menghasilkan perencanaan yang konkret dan terukur. “Saya ingin forum ini benar-benar mengikat kita semua untuk memastikan target pembangunan dapat tercapai,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga menjamin kemudahan investasi di Kota Medan dengan memangkas birokrasi yang berbelit serta menindak tegas pihak-pihak yang menghambat masuknya investor.

Di sektor kesehatan, Pemko Medan berkomitmen melakukan revitalisasi puskesmas serta memperkuat program Universal Health Coverage (UHC) agar seluruh masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang optimal.

Sementara di bidang keamanan, Pemko Medan menargetkan penguatan sistem keamanan lingkungan melalui optimalisasi pos kamling yang saat ini telah terbentuk sebanyak 1.945 unit.

Menutup sambutannya, Rico Waas menekankan pentingnya efisiensi anggaran dan fokus pada program prioritas yang berdampak langsung bagi masyarakat. “Setiap program harus jelas manfaatnya, terukur, dan benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Bappeda Kota Medan Ferri Ichsan menjelaskan bahwa Musrenbang RKPD 2027 diawali dengan diskusi tematik untuk mempertajam perencanaan pembangunan di berbagai sektor strategis, mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi, infrastruktur hingga pengelolaan lingkungan. [eko brahma]

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com