![]() |
| Kantor BRI Cabang Kisaran, Kabupaten Asahan. (foto/ist) |
Hingga akhir Desember 2025, Dana Pihak Ketiga (DPK) BRI Cabang Kisaran tercatat mencapai Rp1,63 triliun atau tumbuh sekitar 4,2% secara tahunan (year-on-year/yoy). Struktur pendanaan juga semakin kuat, tercermin dari dana murah (CASA) yang mencapai Rp1,42 triliun atau setara dengan CASA ratio sebesar 87,11%.
Dari sisi penyaluran, kredit BRI Cabang Kisaran tercatat mencapai Rp2,88 triliun atau tumbuh sekitar 10,6% yoy. Penyaluran kredit dilakukan secara selektif dengan fokus pada sektor-sektor produktif, termasuk UMKM, sebagai pendorong utama pertumbuhan ekonomi daerah.
Pemimpin Cabang BRI Kisaran Danang P menyampaikan bahwa capaian tersebut mencerminkan konsistensi BRI dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan kualitas aset.
“Capaian ini mencerminkan kemampuan BRI dalam menjaga momentum pertumbuhan yang berkualitas. Kami memastikan setiap ekspansi bisnis dilakukan secara terukur dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko yang disiplin,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).
Danang menambahkan bahwa penguatan pada segmen produktif dan struktur pendanaan menjadi fokus utama dalam menjaga keberlanjutan kinerja.
“Ke depan, kami akan terus memperdalam pembiayaan pada sektor produktif, khususnya UMKM, serta memperkuat dana murah untuk menjaga efisiensi biaya dana. Dengan strategi tersebut, kami optimistis kinerja BRI akan tetap resilien serta memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi di wilayah,” pungkasnya. [zai]
