Sambut Hari Kelautan 2026, Batu Bara Siapkan Aksi Tanam Mangrove dan Transplantasi Terumbu Karang

Pemerintah Kabupaten Batu Bara mendukung penuh rencana kegiatan penanaman mangrove dan transplantasi terumbu karang dalam rangka memperingati Hari

Editor: Admin
Bupati Batu Bara H Baharuddin bersama pengurus Yayasan NAFAS dan POSSI Sumatera Utara, dan PTMSI Rayon 1 di Kantor Bupati Batu Bara, Senin (22/6/2026).(foto/ist)
BATU BARA – Pemerintah Kabupaten Batu Bara mendukung penuh rencana kegiatan penanaman mangrove dan transplantasi terumbu karang dalam rangka memperingati Hari Kelautan 2026. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum memperkuat upaya pelestarian lingkungan pesisir sekaligus mendorong pengembangan ekonomi biru berkelanjutan.

Dukungan itu disampaikan Bupati Batu Bara, Baharuddin Siagian, saat menerima audiensi Yayasan Naluri Fauna Indonesia (NAFAS), Federasi Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Sumatera Utara, dan PTMSI Rayon 1 di Kantor Bupati Batu Bara, Senin (22/6/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Baharuddin menyambut baik rencana kegiatan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, komunitas, akademisi hingga sektor swasta.

“Kedaulatan laut tidak bisa dijaga sendiri. Pemerintah, komunitas, kampus, dan swasta harus berjalan bersama. Ini langkah strategis untuk menjaga kelestarian laut, mendorong ekonomi biru, sekaligus mengembangkan potensi ekoeduwisata di Batu Bara,” ujar Baharuddin.

Ketua Yayasan Naluri Fauna Indonesia (NAFAS), Badar Johan, menjelaskan bahwa kegiatan Hari Kelautan 2026 mengusung tema “Penguatan Ekonomi Biru Berkelanjutan untuk Menjaga Kedaulatan Keanekaragaman Hayati Laut Indonesia”.

Menurutnya, rangkaian kegiatan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menghadirkan aksi nyata pelestarian lingkungan. Para mahasiswa dan masyarakat akan mengikuti seminar lingkungan, melakukan penanaman mangrove di kawasan pesisir, serta terlibat dalam berbagai kegiatan edukatif terkait konservasi laut.

Selain itu, para penyelam yang tergabung dalam POSSI Sumatera Utara akan melaksanakan transplantasi terumbu karang di kawasan Pulau Pandang, Kabupaten Batu Bara, sebagai upaya pemulihan ekosistem bawah laut yang memiliki peran penting bagi keberlanjutan sumber daya perikanan.

Badar Johan yang juga menjadi inisiator kegiatan tersebut mengatakan, seluruh rangkaian acara akan dikemas dalam konsep ekoeduwisata sehingga tidak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan, tetapi juga berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat pesisir.

“Kami ingin membangun alam, membangun kesadaran, dan membangun partisipasi masyarakat, terutama generasi muda. Mereka adalah penjaga kawasan pesisir dan laut di masa depan,” katanya.

Ia berharap kolaborasi berbagai pihak dalam peringatan Hari Kelautan 2026 dapat menjadi titik awal penguatan gerakan pelestarian lingkungan laut di Batu Bara.

“Harapannya, Hari Kelautan tidak hanya menjadi agenda tahunan di kalender, tetapi benar-benar menjadi momentum yang mampu meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan dan menjaga kelestarian laut secara berkelanjutan,” pungkasnya.(rahmad)

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com