Sapa Warga di Medan Johor, Rico Waas Langsung Tangani Keluhan Banjir hingga Jalan Rusak

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyerap langsung berbagai aspirasi masyarakat saat kegiatan Sapa Warga di halaman SDN 060936

Editor: Admin
Wali Kota Medan Rico Waas menyapa warga Medan Johor. (foto/ist)
MEDAN – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyerap langsung berbagai aspirasi masyarakat saat kegiatan Sapa Warga di halaman SDN 060936, Jalan Pintu Air II, Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor, Sabtu (13/6/2026).

Kegiatan yang digelar usai gotong royong bersama warga itu diwarnai dialog terbuka terkait persoalan lingkungan, mulai dari drainase, banjir, jalan rusak, penerangan jalan, hingga layanan kesehatan.

Salah satu warga, Agus, mengeluhkan kondisi Taman Cadika yang dinilai kurang terawat. Menanggapi hal itu, Rico Waas langsung meminta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) segera membersihkan seluruh area taman. “Tidak hanya bagian depan, bagian belakang juga harus dipantau. Minggu depan harus sudah bersih,” tegas Rico Waas.

Keluhan serupa disampaikan warga Lingkungan 11 Suka Maju terkait genangan air akibat drainase yang tidak optimal. Rico langsung meminta Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan percepatan penanganan.

Warga lainnya, Sahara Tarigan, menyoroti proyek normalisasi drainase yang belum tuntas serta kondisi Jalan Gang Cangkul yang rusak. Menanggapi itu, Rico meminta dinas terkait segera melanjutkan pekerjaan.

Sementara itu, Usman Lubis dari Kelurahan Titi Kuning mengeluhkan jalan rusak dan keberadaan tempat pembuangan sampah (TPS) yang mengganggu aktivitas ibadah karena bau menyengat. Rico menegaskan pihaknya akan terus mendorong perbaikan jalan serta melakukan penataan TPS.

Keluhan terkait banjir kiriman dari wilayah Deli Serdang juga disampaikan warga Kedai Durian, Asmudin Lubis. Ia meminta pelebaran dan pendalaman drainase agar mampu menampung debit air saat hujan deras.

Menanggapi hal tersebut, Rico Waas langsung memerintahkan jajaran terkait melakukan pengecekan dan kajian teknis.

Selain persoalan infrastruktur, warga juga mengeluhkan minimnya penerangan jalan di kawasan perbatasan Medan Johor. Rico meminta Dinas Perhubungan segera turun ke lokasi pada hari yang sama.

Dalam kegiatan yang turut dihadiri Asisten Pemerintahan M Sofyan dan sejumlah pimpinan OPD itu, warga Lingkungan 9 Kwala Bekala juga mengeluhkan banjir yang terjadi hingga tiga kali dalam sebulan. Pihak kecamatan menyebut normalisasi drainase sepanjang 800 meter menuju Sungai Babura sedang berjalan.

Di sektor kesehatan, seorang warga bernama Agnes mempertanyakan status BPJS yang tidak aktif. Rico memastikan masyarakat tetap bisa mendapatkan pelayanan kesehatan melalui program Universal Health Coverage (UHC). “Tidak aktif pun tetap bisa dilayani. Tidak ada alasan untuk tidak dilayani,” ujarnya.

Rico Waas juga meminta Camat Medan Johor lebih dekat dengan masyarakat dan cepat menindaklanjuti setiap keluhan warga.

Di akhir kegiatan, Rico mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan, terutama sampah plastik yang menjadi penyebab utama tersumbatnya drainase dan banjir. “Jangan sampai ada lagi sampah plastik menumpuk di parit. Ini harus kita jaga bersama,” pungkasnya. [eko brahma]

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com