![]() |
| Bupati Simalungun H Anton Achmad Saragih bersilaturahmi dengan warga Nagori Totap Majawa, Tanah Jawa. (foto/ist) |
Program "jemput bola" ini menjadi upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus memastikan pembangunan dirasakan hingga tingkat nagori.
Didampingi Sekretaris Daerah dan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), Bupati meninjau langsung pelaksanaan berbagai layanan yang diberikan kepada masyarakat, mulai dari administrasi kependudukan, pelayanan BPJS Kesehatan, Keluarga Berencana (KB), hingga pemeriksaan kesehatan gratis yang meliputi cek tekanan darah, gula darah, kolesterol, asam urat, dan konsultasi medis oleh tenaga kesehatan Puskesmas Marubun Jaya.
Selain pelayanan publik, Pemkab Simalungun juga menggelar pasar murah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan dengan menyediakan sekitar 1 ton beras, 360 liter minyak goreng, dan 100 papan telur. Dinas Sosial turut menyalurkan paket sembako kepada warga yang membutuhkan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Anton Achmad Saragih juga menyerahkan bantuan sembako serta alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa hand traktor dan corn sheller mobile kepada kelompok tani sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan produktivitas sektor pertanian.
"Saya senang melihat antusiasme masyarakat yang hadir. Ini menjadi semangat bagi kami untuk terus hadir di tengah masyarakat dan mendengar langsung kebutuhan warga," ujar Bupati.
Bupati juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga kesehatan dengan mencegah penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes. Ia turut mengajak seluruh keluarga berperan aktif melindungi generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkoba.
Pada kesempatan itu, Bupati memaparkan sejumlah program prioritas pembangunan di Kecamatan Tanah Jawa. Di sektor infrastruktur, Pemkab Simalungun telah mengalokasikan anggaran untuk rekonstruksi berbagai ruas jalan, termasuk Jalan Simpang Nagojor–Nagojor senilai Rp5,6 miliar, serta peningkatan sejumlah ruas jalan di beberapa nagori.
Di sektor sumber daya air dan pertanian, pemerintah menganggarkan rehabilitasi Daerah Irigasi Bah Hilang sebesar Rp1,5 miliar, DI Sitampulak Rp1 miliar, pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Maligas Tongah senilai Rp2,5 miliar, serta bantuan alat pertanian bagi kelompok tani.
Sementara itu, pada sektor pendidikan dan kesehatan, Pemkab mengalokasikan anggaran untuk pembangunan sarana dan prasarana SMP Negeri 3 Maligas Tongah, revitalisasi Puskesmas Pembantu Bayu Bagasan, serta revitalisasi SD Negeri 091559 Banua.
Camat Tanah Jawa Andi Supandri bersama Pangulu Nagori Totap Majawa Martua Sihotang menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bupati beserta jajaran yang dinilai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Tokoh masyarakat Edi Suwitno juga menyampaikan sejumlah aspirasi terkait perbaikan infrastruktur, dukungan terhadap lembaga sosial, serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
Melalui program pelayanan publik terpadu ini, Pemkab Simalungun berharap masyarakat dapat memperoleh layanan pemerintahan secara lebih mudah, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan di Kabupaten Simalungun.[zai]
