![]() |
| Bupati Simalungun, Anton Achmad Saragih bersama forkopimda melepas Kwarcab ke Jamnas di Cibubur, Jakarta Timur. (foto/ist) |
Pelepasan kontingen berlangsung di Balei Harungguan Tuan Rondahaim Saragih, Kantor Bupati Simalungun, Pamatang Raya, Rabu (5/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Simalungun terhadap pembinaan karakter, kemandirian, keterampilan, serta penguatan persatuan dan kesatuan bangsa melalui Gerakan Pramuka.
Turut hadir dalam kegiatan itu unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Kabupaten Simalungun yang juga Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Simalungun, Mixnon Andreas Simamora, perwakilan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumatera Utara Wahyudi, pimpinan perangkat daerah, para camat, pengurus Kwarcab, orang tua peserta, serta tamu undangan lainnya.
Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Simalungun, Mixnon Andreas Simamora, menjelaskan sebanyak 38 peserta yang diberangkatkan merupakan Pramuka Penggalang putra dan putri berusia 11 hingga 15 tahun. Mereka akan didampingi para pembina dan pimpinan kontingen selama mengikuti kegiatan nasional tersebut.
Menurutnya, seluruh peserta merupakan putra-putri terbaik Kabupaten Simalungun yang telah lolos melalui proses seleksi berjenjang mulai dari Kwartir Ranting hingga Gugus Depan.
Jamnas XII akan berlangsung pada 13–20 Agustus 2026 dengan mengusung tema "Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan" serta motto "Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan". Kegiatan ini akan diikuti kontingen Pramuka dari seluruh Indonesia dan sejumlah peserta dari luar negeri.
Dalam sambutannya, Bupati Anton Achmad Saragih menegaskan bahwa keberangkatan ke Jamnas bukan sekadar mengikuti perkemahan, tetapi membawa amanah untuk mengharumkan nama Kabupaten Simalungun di tingkat nasional.
"Keberangkatan ini bukan sekadar ikut berkemah. Kalian memikul amanah besar untuk membawa nama baik Kabupaten Simalungun. Prestasi yang diraih pada Jambore Daerah Sumatera Utara menjadi bukti kualitas pembinaan kita, dan kini saatnya membuktikannya di tingkat nasional," ujar Anton.
Bupati juga mengingatkan seluruh peserta agar menjaga disiplin, sportivitas, serta menunjukkan karakter Pramuka Simalungun yang ramah, kreatif, dan berprestasi.
Ia bahkan menargetkan para peserta mampu menorehkan prestasi yang dapat membuka peluang menjadi wakil Indonesia pada Jambore Pramuka Internasional yang dijadwalkan berlangsung di Polandia pada 2027.
"Berusahalah semaksimal mungkin. Tunjukkan kepada puluhan ribu peserta dari seluruh Indonesia bahwa Pramuka Simalungun adalah Pramuka yang disiplin, kreatif, ramah, dan unggul," pesannya.
Prosesi pelepasan ditandai dengan penyerahan Pataka Gerakan Pramuka secara simbolis oleh Bupati kepada Penanggung Jawab Kontingen sekaligus Wakil Pembina Muda Gerakan Pramuka Simalungun, Zulkhaidir Darmawin.
Dengan semangat persatuan, keterampilan, dan kemandirian, kontingen Pramuka Simalungun diharapkan mampu mengukir prestasi sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Simalungun pada Jambore Nasional XII Tahun 2026.[zai]
