![]() |
| Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin mengikuti Rakor Forkopimda Regional Sumatera 2026 di Batam. (foto/ist) |
Rakor tersebut menjadi forum koordinasi strategis bagi pemerintah daerah dan unsur Forkopimda se-Sumatera untuk memperkuat sinergi, koordinasi, dan kolaborasi dalam menjaga stabilitas daerah sekaligus mendukung percepatan pembangunan.
Kegiatan tersebut dihadiri para gubernur se-Sumatera, bupati dan wali kota se-Sumatera, unsur Forkopimda, serta sejumlah pejabat terkait.
Dalam forum tersebut, berbagai isu strategis yang berkaitan dengan stabilitas keamanan, pembangunan, dan koordinasi kebijakan pemerintah pusat dan daerah menjadi perhatian.
Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin mengatakan, Rakor Forkopimda Regional Sumatera 2026 menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk memperkuat koordinasi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.
“Rakor ini sangat penting bagi kita di daerah, karena melalui koordinasi dan sinergi yang kuat, berbagai persoalan dapat kita identifikasi dan selesaikan secara bersama-sama. Tentunya, kita akan terus mendukung kebijakan pemerintah pusat dan memperkuat koordinasi dengan Forkopimda dalam menjaga keamanan, stabilitas, serta mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten Asahan,” ujar Taufik.
Dalam arahannya, Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Muhammad Tito Karnavian menekankan pentingnya Rakor Forkopimda Regional Sumatera sebagai momentum memperkuat kolaborasi lintas sektor.
Kolaborasi tersebut diperlukan untuk menjaga stabilitas sekaligus mendorong kemajuan daerah di wilayah Sumatera. Forum Forkopimda juga diharapkan mampu menyelaraskan program pemerintah pusat dengan kebijakan dan program pemerintah daerah.
Sementara itu, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia Muhammad Qodari menyoroti pentingnya komunikasi pemerintah yang efektif agar kebijakan dan program pemerintah dapat tersampaikan secara utuh kepada masyarakat.
Badan Komunikasi Pemerintah, kata dia, akan terus memperkuat komunikasi strategis pemerintah, termasuk melalui kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan dan media massa untuk memperluas jangkauan informasi di era digital.
Pada kesempatan yang sama, Menko Polkam Republik Indonesia Jamari Chaniago memaparkan perkembangan situasi strategis, baik terkait dinamika geopolitik global dan nasional maupun sejumlah persoalan yang berkembang di wilayah Sumatera.
Beberapa isu yang menjadi perhatian dalam rakor tersebut meliputi pengamanan perbatasan dan keamanan maritim, mitigasi bencana dan penguatan ketahanan masyarakat, serta persoalan pertambangan tanpa izin (PETI).
Bupati Asahan menegaskan, hasil koordinasi tersebut akan menjadi bagian penting dalam memperkuat sinergi pemerintah daerah bersama Forkopimda guna menjaga stabilitas dan mendukung pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Asahan.
Melalui rakor tersebut, diharapkan koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, dan unsur Forkopimda semakin solid dalam merespons berbagai tantangan serta mempercepat pembangunan di wilayah Sumatera.[ismanto panjaitan]
