![]() |
| Wabup Asahan Rianto menghadiri Penutupan PRSU ke-50. (foto/ist) |
Acara penutupan dipimpin Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya dan dihadiri Direksi PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara (PPSU), jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, kepala daerah se-Sumut, unsur Forkopimda, perwakilan BUMN dan BUMD, para konsul dan konsul jenderal negara sahabat, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah.
Wakil Gubernur Sumut Surya menyampaikan bahwa penyelenggaraan PRSU ke-50 berhasil memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah. Selama pelaksanaan yang berlangsung selama satu bulan, ajang tahunan tersebut mencatat perputaran ekonomi mencapai sekitar Rp50 miliar.
Menurut Surya, PRSU telah menjadi wadah strategis untuk mempromosikan potensi daerah, memperkuat pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), menarik investasi, serta mendorong sektor pariwisata di Sumatera Utara.
"Pemerintah Provinsi Sumatera Utara akan terus memperkuat iklim investasi, meningkatkan daya saing daerah, dan memberikan pelayanan publik yang semakin baik agar seluruh potensi daerah dapat berkembang secara optimal," ujarnya.
Ia berharap PRSU tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi terus berkembang sebagai motor penggerak ekonomi daerah melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.
Sementara itu, Direktur Utama PT PRSU Ferry Indra melaporkan, jumlah pengunjung selama penyelenggaraan PRSU 2026 mencapai 161.309 orang. Meski belum memenuhi target yang ditetapkan, menurutnya penyelenggaraan tahun ini lebih mengutamakan kualitas, terutama dari aspek keamanan, kenyamanan, dan tata kelola sebagai bagian dari transformasi PRSU.
Ferry juga menyebut sekitar 3.000 pengisi acara turut memeriahkan PRSU 2026, dengan 75 persen di antaranya merupakan penampil lokal asal Sumatera Utara. Pada malam penutupan turut diumumkan para pemenang berbagai perlombaan, mulai dari dance kontemporer, lomba menyanyi, senam kreasi, hingga penghargaan stand terbaik.
Kehadiran Wakil Bupati Asahan Rianto pada penutupan PRSU ke-50 menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Asahan terhadap penyelenggaraan agenda tahunan yang berperan dalam mempromosikan potensi daerah, memperkuat UMKM, meningkatkan investasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara.
Penutupan PRSU ke-50 sekaligus menandai berakhirnya rangkaian kegiatan yang telah berlangsung selama satu bulan dan diharapkan terus bertransformasi menjadi ajang promosi pembangunan daerah yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Sumatera Utara.[ismanto panjaitan]
