128 Calon Berebut Kursi Kades di Asahan, Pilkades Serentak Digelar 7 Oktober 2026

Sebanyak 128 calon kepala desa akan berkompetisi dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kabupaten Asahan 2026. Mereka akan memperebutkan

Editor: Admin
Bupait Asahan Taufik ZA bersama forkopimda dalam acara deklarasi Pilkades Damai 2026. (foto/ist)
ASAHAN — Sebanyak 128 calon kepala desa akan berkompetisi dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kabupaten Asahan 2026. Mereka akan memperebutkan posisi kepala desa di 43 desa yang tersebar di 18 kecamatan.

Menjelang pelaksanaan pesta demokrasi tingkat desa tersebut, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin mendeklarasikan Pilkades Damai di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Selasa (1/9/2026).

Deklarasi tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh pihak agar Pilkades Serentak 2026 berlangsung aman, tertib, demokratis, dan kondusif.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Asahan Darwinsyah Lubis mengatakan, deklarasi damai menjadi penegasan komitmen seluruh calon kepala desa untuk menaati peraturan perundang-undangan dan menjaga situasi tetap kondusif selama seluruh tahapan pemilihan.

"Seluruh calon kepala desa berkomitmen saling menghormati, menjaga keamanan dan ketertiban, serta menghindari berbagai bentuk pelanggaran selama tahapan Pilkades," ujar Darwinsyah dalam laporannya.

Para calon juga diminta menolak politik uang, manipulasi suara, provokasi, serta tindakan lain yang dapat mencederai proses demokrasi. Mereka juga diharapkan menghormati proses pemungutan dan penghitungan suara serta menerima hasil pemilihan yang telah dinyatakan sah sesuai ketentuan.

Komitmen tersebut, kata Darwinsyah, tidak hanya berlaku bagi calon kepala desa, tetapi juga harus dipatuhi tim kampanye, tim pemenangan, simpatisan, dan seluruh pendukung masing-masing calon.

Berdasarkan tahapan Pilkades Serentak Kabupaten Asahan 2026, masa kampanye dijadwalkan berlangsung pada 29 September hingga 1 Oktober 2026.

Setelah itu, tahapan memasuki masa tenang pada 2-6 Oktober 2026. Pemungutan dan penghitungan suara dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 7 Oktober 2026.

Kapolres Asahan AKBP Adi Dharma Pramudhita mengingatkan seluruh calon agar siap menerima hasil pemilihan, baik menang maupun kalah.

Menurut dia, calon yang menang harus tetap merangkul pihak yang kalah. Sebaliknya, calon yang kalah diharapkan menerima hasil pemilihan secara dewasa dan mendukung proses pemerintahan desa setelah Pilkades selesai.

Kapolres juga meminta para calon mengendalikan simpatisan dan pendukung masing-masing agar tidak melakukan tindakan anarkis yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Jadilah peneduh di tengah masyarakat. Hindari isu SARA, kampanye hitam, dan jangan mudah terprovokasi berita bohong atau hoaks," pesan Adi.

Kepada panitia pelaksana, ia menekankan pentingnya menjaga netralitas agar seluruh tahapan Pilkades dapat berjalan aman, tertib, dan lancar.

Dandim 0208/Asahan Letkol Inf Edy Syahputra mengajak seluruh calon, tim pendukung, dan masyarakat menjaga persatuan meskipun memiliki pilihan politik yang berbeda.

Deklarasi damai tersebut mengusung slogan "Pilihan Boleh Beda, Tetap Bersaudara" serta semboyan "SIAGAM" (Partisipasi Asahan Gembira, Aman Memilih).

Menurut Edy, perbedaan pilihan merupakan bagian dari proses demokrasi yang harus disikapi secara dewasa dan bertanggung jawab.

TNI, lanjutnya, akan terus bersinergi dengan Polri, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat untuk menjaga stabilitas keamanan selama pelaksanaan Pilkades.

Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin mengatakan Pilkades merupakan bentuk demokrasi yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat desa.

Melalui Pilkades, masyarakat diberikan kesempatan menentukan pemimpin yang dinilai mampu membawa desa menjadi lebih mandiri, maju, sejahtera, dan bermartabat.

"Keberhasilan Pilkades bukan hanya ditentukan oleh penyelenggara, tetapi membutuhkan kedewasaan, kesadaran, dan tanggung jawab seluruh pihak," kata Taufik.

Ia menegaskan, deklarasi damai tidak boleh berhenti pada pembacaan naskah dan penandatanganan dokumen. Komitmen tersebut harus diwujudkan dalam sikap dan tindakan seluruh calon selama mengikuti setiap tahapan pemilihan.

Taufik meminta para calon berkompetisi secara sehat dengan menyampaikan visi, misi, gagasan, dan program kepada masyarakat secara santun serta sesuai ketentuan yang berlaku.

Bupati berharap seluruh tahapan Pilkades Serentak Kabupaten Asahan 2026 berjalan aman, tertib, lancar, dan demokratis serta menghasilkan kepala desa yang mampu membawa kemajuan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Deklarasi tersebut dihadiri unsur Forkopimda Asahan, para asisten Setdakab Asahan, kepala OPD, camat, panitia pemilihan tingkat kabupaten hingga desa, BPD, kepala desa dan penjabat kepala desa, 128 calon kepala desa, serta sejumlah tamu undangan.[ismanto panjaitan]

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com