UKT Sabuk Hitam Tako di Simalungun Diikuti 55 Karateka dari Sumut dan Sumbar

Sebanyak 55 karateka Perguruan Karate-Do Tako Indonesia mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Sabuk Hitam yang digelar Pengurus Cabang (Pengcab)

Editor: Admin
Para dewan guru, dan pelatih serta karateka Perguruan Karate-Do Tako Indonesia photo bersama usia pelaksanaan UKT di auditorium Rajamin Purba USI.(foto/ist)
SIMALUNGUN – Sebanyak 55 karateka Perguruan Karate-Do Tako Indonesia mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Sabuk Hitam yang digelar Pengurus Cabang (Pengcab) Tako Kabupaten Simalungun di Auditorium Rajamin Purba, Universitas Simalungun (USI), pada 9–10 Oktober 2026.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas karateka sekaligus memperkuat kaderisasi di lingkungan Perguruan Karate-Do Tako Indonesia. Para peserta diharapkan terus meningkatkan kemampuan teknik, menjaga kondisi fisik dan mental bertanding, serta menjunjung tinggi disiplin dalam berlatih.

Harapan itu disampaikan Guru Sampe Siahaan yang mewakili Dewan Guru Perguruan Tako Indonesia saat memberikan sambutan. Ia mengingatkan para karateka agar tidak cepat berpuas diri atas kemampuan dan prestasi yang telah diraih.

“Jangan puas diri dengan kemampuan atau prestasi yang sudah dicapai, tetapi teruslah meningkatkan kemampuan sehingga mampu mengharumkan nama Perguruan Karate-Do Tako Indonesia di berbagai event, baik di dalam negeri maupun internasional,” ujar Sampe Siahaan.

Menurutnya, UKT bukan sekadar ujian kemampuan fisik dan teknik, melainkan juga momentum untuk mempersiapkan generasi penerus serta calon pemimpin Perguruan Karate-Do Tako Indonesia.

Ketua Panitia UKT, Pdt. Pandapotan Haloho, S.T., MBA, mengatakan, dari total 55 karateka yang mengikuti kegiatan tersebut, sebanyak 43 peserta mendaftar untuk tingkat DAN I, empat peserta DAN II, empat peserta DAN III, dan dua peserta DAN IV. Selain itu, dilakukan penyematan DAN I kepada dua peserta serta penyerahan satu sertifikat pelatih.

Ia menyebutkan, peserta berasal dari 12 daerah di Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Daerah tersebut meliputi Medan, Tebing Tinggi, Serdang Bedagai, Dairi, Mandailing Natal, Tanjungbalai, Tapanuli Selatan, Padangsidimpuan, Simalungun, Pematangsiantar, serta daerah lainnya di kedua provinsi.

Pandapotan yang merupakan pemegang DAN V berharap UKT dapat menjaga kesinambungan pembinaan dan kaderisasi atlet Tako. Dengan pembinaan berkelanjutan, para karateka diharapkan mampu meningkatkan daya saing dan berprestasi dalam berbagai kejuaraan tingkat nasional maupun internasional.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah anggota Dewan Guru, yakni Guru Robert Hutagaol, Guru Freddy Tobing, Guru Reza Mutiara, dan Guru Sampe Siahaan. Rangkaian kegiatan diawali dengan latihan bersama yang juga diikuti karateka senior Tako dari Kabupaten Simalungun dan Kota Pematangsiantar, di antaranya Juniar Hutapea (DAN V) dan Jamil (DAN V).[boy]

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com