Pati Asal Sumut, Brigjen Pol Johanson Ronald Simamora Ditunjuk Kapolri Jadi Dirpolsatwa

Rotasi dan promosi jabatan kembali terjadi di tubuh Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dibawah kepemimpinan Kapolri baru, Jendral Polisi Suyudi Ari

Editor: Admin

Brigjen Pol Johanson Ronald Simamora. (foto/ist)
JAKARTA - Rotasi dan promosi jabatan kembali terjadi di tubuh Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dibawah kepemimpinan Kapolri baru, Jendral Polisi Suyudi Ario Seto. 

Kali ini, putra daerah berasal dari Sumatera Utara, Brigjen Pol Johanson Ronald Simamora, mendapat amanah dan kepercayaan untuk menduduki jabatan baru sebagai Direktur Polisi Satwa (Dirpolsatwa) Korp Sabhara Badan Pemeliharaan Keamanan (Baharkam) Polri.

Penunjukan tersebut merupakan bagian dari rotasi besar-besaran terhadap 264 perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) yang dikeluarkan Kapolri dalam surat telegram Kapolri nomor ST/2467/XI/KEP/2026 tertanggal 2 November 2026.

Sebelumnya, Brigjen Pol Johanson Ronald Simamora bertugas sebagai Pati Baintelkam Polri dengan penugasan pada Badan Intelijen Negara (BIN).

Kini, ia dipercaya mengemban tanggungjawab baru sebagai Dirpolsatwa menggantikan Brigjen Pol Tory Kristianto yang dimutasi sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat II Sespim Lemdiklat Polri.

Dengan penugasan baru tersebut, diharapkan Brigjen Pol Johanson Ronald Simamora mampu memperkuat profesionalisme, kemampuan personil serta pengembangan satuan polisi satwa dalam menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks. Selain itu, rotasi ini menjadi momentum untuk memperkuat kinerja Direktorat Polisi Satwa Korsabhara Baharkam Polri.

Diketahui, jabatan Dirpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian, khususnya pemanfaatan satwa dalam kegiatan operasional kepolisian.

Polisi satwa merupakan salah satu unsur pendukung yang memiliki kemampuan khusus dalam pengamanan, pengendalian situasi, pencarian dan pelacakan, serta kegiatan operasional tertentu yang membutuhkan kemampuan satwa terlatih.

Tantangan keamanan yang terus berkembang membutuhkan institusi kepolisian yang profesional, responsif, modern, serta mampu mengoptimalkan seluruh sumber daya pendukung operasional.

Sementara itu, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menyampaikan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk memastikan roda kepemimpinan dan pelaksanaan tugas kepolisian berjalan optimal.

"Pergeseran jabatan juga mencakup sejumlah posisi strategis di Mabes Polri, Bareskrim, Baharkam, serta jajaran kepolisian daerah. Kebijakan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia Polri melalui penempatan personel sesuai kebutuhan organisasi dan kompetensi masing-masing," kata Kadiv Humas Polri.

Dengan rotasi dan dan promosi jabatan yang dilakukan Kapolri, tentunya punlik berharap setiap pejabat yang mendapatkan amanah baru dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga integritas, serta memberikan kontribusi nyata bagi institusi Polri dan masyarakat. [diyus]

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com