![]() |
| Wali Kota Medan Rico Waas Gagas Sayembara Desain untuk Dongkrak Sepatu Lokal. (foto/ist) |
“Kita ingin mengadakan sayembara desain sepatu. Nanti kita lihat pengrajin mana yang bisa menghasilkan produk dengan kualitas dan ketahanan terbaik,” kata Rico.
Dalam pertemuan tersebut, Rico didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Citra Effendi Capah, Kadis Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan, Benny Iskandar Nasution, serta Kadis Pariwisata, M. Odi Anggia Batubara. Ia menegaskan, para pengrajin dan pengusaha sepatu lokal di Kota Medan harus mendapat dukungan penuh agar semakin bersemangat menghasilkan produk baru yang lebih berkualitas.
“Wajib kita dukung dengan mendorong masyarakat menggunakan produk sepatu lokal. Yang penting saat ini adalah bagaimana pengrajin bisa meningkatkan kualitas dan quality control dari produk agar mampu bersaing di pasar yang lebih besar,” ujarnya.
Rico menambahkan, pemerintah akan membantu dari sisi model, labelisasi, kualitas, hingga ketahanan produk agar sepatu lokal bisa perlahan masuk ke pasar internasional.
Sementara itu, Ketua Kopinkra Sepatu Kulit Medan, Azri, menceritakan bahwa pada tahun 1990-an prospek sepatu lokal masih sangat menjanjikan. Namun, sejak pandemi Covid-19 ditambah derasnya masuk sepatu impor, penjualan sepatu lokal mengalami penurunan drastis.
“Padahal kualitas sepatu lokal kita tidak kalah dengan produk luar. Karena itu, kami sangat berharap kepada Wali Kota Medan untuk membantu agar industri sepatu lokal kembali bangkit,” ujar Azri, yang memproduksi sepatu dengan merek Kotama.[tan]
