![]() |
| Jasad Ruhyat Malau, korban longsor di Jalan Murai saat dievakuasi, Selasa (9/12/2025). (foto:mm/ist) |
"Korban ruhyat merupakan salah satu korban longsor di Jalan Murai yang berhasil ditemukan pada Selasa (9/12/2025) kemarin. Korban longsor di Jalan Murai merupakan titik terbanyak memakan korban jiwa," ungkap Kapolres Sibolga, AKBP Eddy Inganta melalui Kasi Humss Polres Sibolga, Iptu Suyatno, Rabu (10/12/2025).
Ruhyat merupakan 1 dari 2 korban longsor yang belum ditemukan dalam beberapa hari terakhir. 1 korban lainnya yang berada di belakang Masjid Budi Sehati di Jalan Sisingamangaraja Sibolga masih belum juga ditemukan hingga Rabu (10/12/2025).
Namun, Tim SAR gabungan yang melibatkan Tim K-9 Ditpolsatwa Baharkam Polri dan Unit K-9 Ditsamapta Polda Sumut serta 4 ekor anjing pelacak K-9 masih terus melakukan pencarian.
"Dalam pencarian korban ini, tim mengalami kesulitan karena lokasinya sulit dijangkau alat berat karena berada di dalam gang. Ditambah kondisi cuaca yang terkadang tidak baik," tutur Suyatno.
Bencana banjir dan longsor yang melanda Kota Sibolga pada 25-26 November 2025 lalu telah membuat Kota Sibolga porak poranda. Selain mengakibatkan korban jiwa, juga menimbulkan kerusakan para pada permukiman warga. Tercatat, hingga hari ke-15 paska bencana, sudah 231 unit rumah warga terdata mengalami kerusakan berat
"Situasi secara umum masih perlu diwaspadai. Masyarakat diimbau tetap mengikuti arahan petugas di lapangan serta tetap waspada terhadap perubahan cuaca dan kondisi tanah di sekitar wilayah tinggal masing-masing," pungkas Suyatno. [jhonny simatupang]
