Sumut Terima Bantuan Rp1,8 Miliar dari Kepri dan BPJS Ketenagakerjaan untuk Korban Bencana

Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas solidaritas yang ditunjukkan berbagai pihak dalam membantu penanganan

Editor: Admin
Wakil Gubernur Sumut Surya menerima bantuan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak bencana alam di Sumut dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau yang diserahkan oleh Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris di Posko Tanggap Darurat Bencana Sumut. (foto/ist)
MEDAN – Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas solidaritas yang ditunjukkan berbagai pihak dalam membantu penanganan bencana alam di Sumut.

Bantuan terbaru diterima dari Pemprov Kepulauan Riau senilai Rp1,153 miliar dan BPJS Ketenagakerjaan Sumbagut sebesar Rp650 juta.

“Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat Sumatera Utara. Ini membuktikan bahwa Sumut tidak sendiri menghadapi musibah ini,” ujar Surya saat menerima bantuan dari Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura.

Surya menjelaskan, bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi sejak 25 November 2025 telah berdampak pada 19 kabupaten/kota di Sumut. Hingga kini, sejumlah daerah masih berstatus tanggap darurat, antara lain Langkat, Medan, Pakpak Bharat, Humbang Hasundutan, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Kota Sibolga, Tapanuli Selatan, dan Nias Selatan.

Berdasarkan data Posko Bencana Sumut per 22 Desember 2025, tercatat sebanyak 478.846 kepala keluarga atau 1.802.762 jiwa terdampak bencana. Sebanyak 3.066 KK atau 13.967 jiwa masih mengungsi, 370 orang meninggal dunia, 72 orang masih dalam pencarian, serta 242 orang mengalami luka-luka.

Pemprov Sumut terus mengintensifkan distribusi logistik melalui dua posko utama, yakni Posko Bencana Sumut dan Posko Hanggar Lanud Soewondo. Hingga saat ini, total bantuan yang telah disalurkan mencapai 608,95 ton, terdiri dari 298,11 ton dari Posko Bencana Sumut dan 310,84 ton dari Hanggar Lanud Soewondo.

“Masih ada desa yang terisolasi akibat akses jalan terputus. Bantuan terus kami dorong agar segera sampai ke daerah-daerah yang paling membutuhkan,” kata Surya.

Selain penanganan darurat, Pemprov Sumut bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) juga tengah melakukan pemulihan pascabencana, termasuk pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) bagi warga yang rumahnya rusak atau hilang akibat bencana.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura menyampaikan duka mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat Sumut. Ia mengajak seluruh pihak untuk berlomba-lomba dalam kebaikan guna mempercepat proses pemulihan.

Total bantuan dari Kepri sebesar Rp1,153 miliar berasal dari Pemprov Kepri Rp500 juta, Baznas Kepri Rp200 juta, donasi masyarakat Kepri Rp400 juta, serta donasi masyarakat Kabupaten Lingga Rp53 juta.

“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita di Sumatera Utara dan membantu mereka segera bangkit,” ujar Nyanyang.

Wagubsu Surya menerima bantuan dari BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sumtera Bagian Utara (Sumbagut) di Posko Bencana Alam Sumut Jalan A.H Nasution Medan, Senin (22/12/2025).(foto/ist)
Di kesempatan yang sama, Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sumbagut, I Nyoman Suarjaya, mengatakan pihaknya menyalurkan bantuan berupa 3.336 paket sembako senilai Rp650 juta. Bantuan tersebut terdiri dari beras, gula pasir, minyak goreng, mi instan, ikan kaleng siap saji, dan susu UHT. “Mudah-mudahan bantuan ini segera tersalurkan dan bermanfaat bagi masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor di Sumut,” ujarnya. [tan]

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com