![]() |
| Bupati Batu Bara Hadir Di Apkasi Batam(Foto/Ist) |
Keikutsertaan Bupati Batu Bara dalam forum nasional ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Batu Bara dalam memperkuat sinergi antarpemerintah daerah serta meningkatkan peran strategis kabupaten dalam pembangunan nasional.
Pada hari kedua Rakernas, Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, hadir sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, Menteri Pertanian menegaskan bahwa transformasi sektor pertanian menuju negara maju tidak hanya bergantung pada besarnya anggaran, melainkan pada keberanian kepala daerah mengambil kebijakan yang tepat, efisien, dan berorientasi pada hilirisasi.
Menteri Pertanian mendorong para bupati, termasuk Bupati Batu Bara, untuk berada di garda terdepan sebagai eksekutor kebijakan, khususnya dalam mengubah komoditas unggulan daerah dari ekspor bahan mentah menjadi produk bernilai tambah tinggi.
“Kebijakan yang keliru jauh lebih berbahaya daripada seorang penjahat. Sebaliknya, kebijakan yang tepat dapat menghemat triliunan rupiah hanya melalui selembar kertas,” ujar Menteri Pertanian dalam sesi yang dimoderatori oleh Bupati Minahasa Utara.
Sebelumnya, rangkaian agenda diawali dengan presentasi bisnis The International Business Association (IBA) yang membuka peluang kerja sama global antara pemerintah kabupaten dan mitra internasional. Selanjutnya, Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah Kementerian Pekerjaan Umum, Bob Arthur Lombogia, memaparkan materi tentang penguatan infrastruktur dasar kabupaten guna mendukung konektivitas, layanan publik, serta hilirisasi ekonomi daerah dalam kerangka Asta Cita.
Agenda berikutnya diisi oleh Direktur Penyaluran Dana Sektor Hulu Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), Normansyah Syahruddin, yang membahas optimalisasi dana perkebunan untuk meningkatkan produktivitas perkebunan rakyat dan memperkuat ekonomi kabupaten penghasil. Sesi ini dimoderatori oleh Bupati Luwu Utara.
Rangkaian kegiatan hari kedua Rakernas ditutup dengan diskusi panel yang menghadirkan Titi Anggraini (Perludem), Feri Amsari (Universitas Andalas), Prof. Irfan Ridwan Maksum (Universitas Indonesia), dan Herman N. Suparman (Direktur Eksekutif KPPOD). Diskusi membahas revisi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2024 serta wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD, dengan moderator Bupati Trenggalek.
Melalui partisipasi aktif dalam Rakernas XVII Apkasi ini, Bupati Batu Bara diharapkan dapat membawa pulang gagasan dan kebijakan strategis nasional untuk diimplementasikan secara konkret dalam mendukung pembangunan Kabupaten Batu Bara yang berkelanjutan dan berdaya saing.(Subari)
