Saat itu, Satgas hanya mengalokasikan sekitar Rp2,1 triliun, sementara kebutuhan Sumut yang tercantum dalam Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) mencapai sekitar Rp30 triliun.
Pada Senin (9/3/2026), Tim Satgas yang dipimpin Medril Zam bertemu dengan Gubernur Bobby Nasution di Kantor Gubernur Sumut, di Medan. Dalam pertemuan tersebut, Satgas menjelaskan bahwa penyesuaian dan penyelarasan data masih terus dilakukan.
“Ini masih versi pertama, kita akan selaraskan kembali data dengan daerah, membangun komunikasi yang lebih intens antara pusat dan daerah, sehingga tidak ada yang merasa dirugikan,” kata Medril Zam saat bertemu dengan Bobby Nasution.
Ia juga menjelaskan bahwa Satgas masih terus melakukan pemutakhiran data bersama pemerintah provinsi yang terdampak bencana pada awal November tahun lalu. Ia berharap hasil penyesuaian tersebut nantinya dapat diterima oleh seluruh pihak.
“Harus benar-benar clear dan hasilnya bisa diterima semua pihak dan kita bisa membantu masyarakat yang terdampak bersama-sama secepat-cepatnya,” ujar Medril Zam.
Sementara itu, Gubernur Sumut Bobby Nasution menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut memiliki komitmen kuat untuk memulihkan kondisi masyarakat yang terdampak bencana. Ia berharap penyesuaian anggaran tersebut benar-benar dapat membantu proses pemulihan di daerah.
“Kami mohon sekali dana pemulihan pascabencana untuk Sumut dari pusat memenuhi kebutuhan yang ada di sini, kebutuhan rehabilitasi, perbaikan-perbaikan dan kami sangat berharap masyarakat kami Lebaran sudah di rumahnya masing-masing, tidak di pengungsian,” kata Bobby Nasution.
Pertemuan tersebut juga dihadiri Direktur Tata Ruang Perkotaan, Pertanahan dan Penanggulangan Bencana Dodi Zirgo Sinaga, Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri Restuardy Dauh, serta sejumlah pejabat Pemprov Sumut, di antaranya Kepala Bappelitbang Dikky Anugerah, Kepala BPKAD Tumur Tumanggor, dan Kepala BPBD Tuahta Ramajaya Saragih. [tan]
.jpg)