Harga Bahan Pokok di Batu Bara Stabil H+3 Lebaran 2026, Harga Cabai Merah Turun

Harga bahan pokok di Kabupaten Batu Bara terpantau stabil pada H+3 Hari Raya Idul Fitri 2026. Hal ini berdasarkan hasil pemantauan yang dilakukan

Editor: Admin
Tim Unit II Ekonomi Satreskrim Polres Batu Bara mengechek harga pangan di lapangan. (foto/ist)
BATU BARA – Harga bahan pokok di Kabupaten Batu Bara terpantau stabil pada H+3 Hari Raya Idul Fitri 2026. Hal ini berdasarkan hasil pemantauan yang dilakukan personel Satreskrim Polres Batu Bara di Pasar Delima Indrapura, Kecamatan Air Putih, Senin (23/3/2026).

Kegiatan pengecekan dipimpin Kanit II Ekonomi Satreskrim Polres Batu Bara, IPTU Kriswanto, bersama personel Unit Ekonomi dengan fokus pada 14 komoditas pangan strategis.

Pemantauan Harga di Pasar Delima Indrapura Hasil pengecekan menunjukkan sebagian besar harga bahan pokok masih dalam kondisi normal. Berikut rincian harga yang terpantau:

  • Beras medium: Rp14.000/kg (normal)
  • Gula pasir: Rp18.500/kg (normal)
  • Minyak goreng curah: Rp19.000/kg (normal)
  • Minyakita: Rp15.500/liter (normal)
  • Daging sapi: Rp130.000/kg (normal)
  • Daging ayam broiler: Rp36.000/kg (normal)
  • Telur ayam broiler: Rp38.000/kg (normal)
  • Tepung terigu: Rp12.000/kg (normal)
  • Kacang kedelai: Rp15.000/kg (normal)
  • Cabai merah: Rp36.000/kg (turun Rp1.000)
  • Bawang merah: Rp34.000/kg (normal)
  • Bawang putih: Rp35.000/kg (normal)
  • Jagung pakan: Rp9.000/kg (normal)
  • Ubi/singkong: Rp3.500/kg (normal)

Selain harga yang relatif stabil, ketersediaan bahan pokok di wilayah Kabupaten Batu Bara juga dipastikan mencukupi untuk kebutuhan masyarakat pasca Lebaran.

Personel Satreskrim Polres Batu Bara terus berkoordinasi dengan instansi terkait, khususnya Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag), guna memantau perkembangan harga dan distribusi bahan pokok di pasaran.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi pemantauan terpantau aman dan terkendali. Kepolisian memastikan akan terus melakukan pengawasan untuk menjaga stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok di tengah masyarakat. Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaga daya beli masyarakat dan mengantisipasi potensi lonjakan harga pasca perayaan Idul Fitri. [subari]

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com