Mobil KPUM Terguling di Tol Indrapura–Kisaran Diduga Akibat Ban Pecah, 2 Penumpang Tewas

Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Tol Indrapura–Kisaran, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, Sabtu (14/3/2026) sekitar pukul 05.40 WIB.

Editor: Admin
Korban kecelakaan meninggal dunia dievakuasi ke RSU Bidadari, Batu Bara. (foto/ist)
BATU BARA — Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Tol Indrapura–Kisaran, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, Sabtu (14/3/2026) sekitar pukul 05.40 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan dua penumpang meninggal dunia dan empat orang lainnya mengalami luka-luka.

Kecelakaan terjadi di Kilometer (KM) 113+500, tepatnya di wilayah Desa Tanjung Muda, Kecamatan Air Putih. Kendaraan yang terlibat merupakan mobil penumpang umum KPUM dengan nomor polisi BK 1361 UD yang dikemudikan oleh Asrin Nainggolan (54), warga Kota Medan.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi, kendaraan tersebut melaju dari arah Tol Indrapura menuju Kisaran dengan membawa lima penumpang. Saat tiba di lokasi kejadian, ban depan sebelah kiri diduga pecah sehingga kendaraan kehilangan kendali.

Mobil kemudian oleng ke kanan dan menabrak beton pembatas jalan tol. Setelah itu kendaraan terbalik ke arah kiri, terseret hingga masuk ke jalur lambat, lalu kembali menabrak guardrail pembatas jalan sebelah kiri sebelum akhirnya berhenti di jalur lambat.

Akibat kecelakaan tersebut, dua penumpang meninggal dunia, yakni Ranti Br Siahaan (21) dan Rosinta Sitinjak (20), keduanya merupakan warga Kabupaten Labuhanbatu. Kedua korban mengalami luka berat dan dinyatakan meninggal dunia setelah dievakuasi ke RSU Bidadari Kabupaten Batu Bara.

Sementara itu, pengemudi dan tiga penumpang lainnya mengalami luka-luka. Asrin Nainggolan mengalami luka robek pada siku kanan dan jempol tangan kanan. Herlina Naibaho (49) mengalami memar pada bagian tubuh sebelah kiri. Resti Br Siahaan (20) mengalami luka pada pelipis kiri dan lutut kanan. Sedangkan Agung Cristian Nainggolan (18) mengalami luka lecet pada paha dan lutut. Seluruh korban luka telah mendapatkan perawatan medis di RSU Bidadari Batu Bara.

Akibat kecelakaan tersebut, kendaraan mengalami kerusakan pada sejumlah bagian, termasuk kaca depan, kaca samping, kaca belakang, bodi kanan, serta atap kendaraan. Ban depan sebelah kiri juga dilaporkan pecah. Kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp10 juta.

Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP, mengevakuasi korban ke rumah sakit, mengamankan kendaraan sebagai barang bukti, serta meminta keterangan sejumlah saksi.

Saat ini, kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian untuk memastikan penyebab pasti peristiwa tersebut. [subari]

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com