Apresiasi Menteri LH Jumhur Hidayat, PENA: Tata Kelola Lingkungan dan Hutan Mangrove Harus Dibenahi

Pandu Ekologi Nusantara (PENA) mengapresiasi pelantikan Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup oleh Presiden Prabowo Subianto. Organisasi ter

Editor: Admin
Ketua Umum PENA, Laurencus Pakpahan. (foto/ist)
MEDAN – Pandu Ekologi Nusantara (PENA) mengapresiasi pelantikan Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup oleh Presiden Prabowo Subianto. Organisasi tersebut menilai sosok Jumhur memiliki rekam jejak aktivisme yang kuat dan memahami persoalan masyarakat, termasuk isu lingkungan hidup.

Ketua Umum PENA, Laurencus Pakpahan, mengatakan pengalaman panjang Jumhur dalam gerakan mahasiswa dan buruh menjadi modal penting dalam merumuskan kebijakan yang berpihak pada masyarakat.

“Beliau adalah sosok aktivis yang memahami persoalan masyarakat secara langsung. Pengalamannya membuat beliau memiliki sensitivitas sosial yang kuat, termasuk dalam melihat isu lingkungan yang berdampak pada kehidupan masyarakat,” ujar Laurencus dalam keterangan tertulis, Selasa (28/4/2026).

Menurutnya, pelantikan tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat arah kebijakan lingkungan hidup nasional di tengah meningkatnya kompleksitas krisis ekologis.

Laurencus menegaskan, tantangan sektor lingkungan hidup ke depan tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga menyangkut perubahan paradigma pembangunan. Ia menyebut berbagai persoalan seperti sampah, kerusakan ekosistem, hingga tekanan terhadap sumber daya alam (SDA) membutuhkan kepemimpinan yang berorientasi pada keberlanjutan.

Selain itu, PENA menekankan pentingnya integrasi antara kebijakan lingkungan, keadilan sosial, dan pembangunan ekonomi berkelanjutan agar tercipta keseimbangan antara pertumbuhan dan kelestarian alam.

Pihaknya juga menyoroti perlunya pembenahan tata kelola lingkungan, khususnya dalam perlindungan ekosistem strategis seperti hutan mangrove yang dinilai memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekologi.

“Momentum ini harus dimanfaatkan untuk menghadirkan kebijakan lingkungan hidup yang tidak hanya kuat secara regulasi, tetapi juga berpihak pada masyarakat dan berkelanjutan secara ekologis,” pungkasnya. [romulo]

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com