Bupati Asahan Puji Polres: 5 Kg Sabu Jaringan Internasional Berhasil Digagalkan

Taufik Zainal Abidin memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Polres Asahan atas keberhasilan mengungkap penyelundupan narkotika jenis sabu seberat

Editor: Admin
Bupati Asahan Taufik ZA menghadiri pengungkapan kasus narkoba di Mapolres Asahan. (foto/ist)
ASAHAN – Taufik Zainal Abidin memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Polres Asahan atas keberhasilan mengungkap penyelundupan narkotika jenis sabu seberat kurang lebih 5 kilogram yang diduga merupakan bagian dari jaringan internasional.

Apresiasi tersebut disampaikan dalam kegiatan press release pengungkapan kasus tindak pidana narkotika yang digelar di Lapangan Tembak Polres Asahan, Kamis (30/4/2026).

Kapolres Asahan, Revi Nurvelani, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut dilakukan pada 27 April 2026 di Dusun VII, Desa Silo Laut, Kecamatan Silau Laut.

“Pelaku berinisial S (45), warga Kabupaten Sampang, Jawa Timur, diamankan sebagai kurir yang membawa sabu dari Malaysia melalui jalur laut untuk selanjutnya diedarkan ke Kota Solo,” ujarnya.

Dari hasil penangkapan tersebut, polisi berhasil mengamankan barang bukti sabu seberat sekitar 5 kilogram. Selain itu, selama periode Januari hingga 29 April 2026, Polres Asahan juga telah mengungkap 120 kasus narkotika dengan total 133 tersangka.

Adapun barang bukti yang diamankan meliputi ganja seberat 18,08 gram, sabu 5.339,48 gram, ekstasi 16 butir, serta pil happy five sebanyak 60 butir.

Dalam kesempatan itu, Bupati Asahan menegaskan bahwa keberhasilan aparat kepolisian merupakan langkah nyata dalam menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkoba.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Asahan, Forkopimda, dan seluruh masyarakat, kami mengapresiasi kinerja Polres Asahan. Ini merupakan upaya konkret dalam melindungi masa depan generasi bangsa,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan untuk bersinergi dengan aparat penegak hukum dalam mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkotika.

Menurutnya, langkah Polres Asahan sangat membantu pemerintah daerah dalam memerangi peredaran narkoba yang dapat merusak kehidupan sosial dan masa depan generasi muda.

Sebagai langkah preventif, Pemerintah Kabupaten Asahan berencana mengaktifkan kembali program Desa Bersinar (Bersih dari Narkoba) guna menekan peredaran narkotika di tingkat desa.

Masyarakat juga diimbau untuk berperan aktif dengan memberikan informasi kepada pihak kepolisian melalui layanan darurat 110.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, di antaranya perwakilan Kejaksaan Negeri Asahan, Pengadilan Negeri Kisaran, TNI, serta jajaran Polres Asahan. [ismanto panjaitan]

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com