![]() |
| Petugas Damkar berupaya melakukan pemadaman di lokasi kebakaran. (foto/ist) |
Korban meninggal dunia diketahui bernama Meri (54), yang merupakan pekerja di toko tersebut. Sementara dua korban lainnya mengalami luka dan telah mendapatkan penanganan medis.
Berdasarkan pantauan di lokasi, api dengan cepat melahap ruko berlantai tiga yang menjual cat dan peralatan bangunan. Kobaran api semakin membesar karena banyaknya bahan mudah terbakar di dalam bangunan.
Warga sekitar, Udin, menyebutkan api diduga berasal dari jerigen berisi thinner yang terbakar di dalam toko. “Pemilik toko sempat mengeluarkan jerigen yang terbakar, tapi tiba-tiba api membesar dan menyambar barang-barang di depan toko,” ujarnya.
Api kemudian merambat cepat ke berbagai material mudah terbakar lainnya, sehingga sulit dikendalikan. Upaya pemadaman sempat dilakukan secara manual oleh pemilik toko, namun tidak berhasil.
Dalam proses pemadaman, warga juga sempat mendengar beberapa kali suara ledakan dari dalam ruko, diduga berasal dari bahan kimia yang terbakar.
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Medan yang tiba di lokasi berjibaku selama sekitar dua jam sebelum akhirnya berhasil memadamkan api.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Medan untuk keperluan autopsi. Sementara itu, kasus kebakaran yang menimbulkan korban jiwa ini telah ditangani oleh Polsek Medan Labuhan untuk penyelidikan lebih lanjut. Penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian. [awal yatim]
