![]() |
| Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, membagikan pengalaman hidup hingga perjalanan karier. (foto/ist) |
Kegiatan yang berlangsung di aula sekolah tersebut dihadiri perwakilan Dandim 0208/Asahan, perwakilan Kapolres Asahan, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Camat Meranti, Kepala Desa Meranti, Kasi SMA Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Provinsi Sumatera Utara, jajaran guru, staf sekolah, serta ratusan peserta didik.
Kepala SMA Negeri 1 Meranti, Didik Prasetya, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bupati Asahan yang dinilai sebagai bentuk nyata perhatian pemerintah daerah terhadap kemajuan pendidikan di Kabupaten Asahan.
Menurutnya, kehadiran kepala daerah menjadi motivasi tersendiri bagi para siswa untuk terus berprestasi dan memiliki semangat dalam meraih cita-cita.
“Kehadiran Bapak Bupati menjadi energi positif bagi kami. Kami berharap para siswa dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar dari pengalaman hidup dan perjalanan karier beliau,” ujar Didik.
Senada dengan itu, Kasi SMA Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Provinsi Sumatera Utara, Zulkarnain, berharap materi yang disampaikan dapat menjadi inspirasi bagi para peserta didik dalam membangun masa depan yang lebih baik.
Menurutnya, pengalaman hidup dan perjalanan karier seorang pemimpin merupakan pelajaran berharga yang dapat memotivasi generasi muda untuk terus belajar dan berkontribusi bagi bangsa.
Dalam sesi talkshow, Bupati Taufik Zainal Abidin membagikan kisah perjalanan hidupnya hingga dipercaya memimpin Kabupaten Asahan. Ia menegaskan bahwa keberhasilan yang diraih tidak terlepas dari peran besar para guru yang telah mendidik dan membimbingnya sejak masa sekolah.
“Guru adalah patriot dan pahlawan tanpa tanda jasa. Saya bisa berada pada posisi saat ini karena didikan dan pembinaan para guru. Oleh karena itu, hormati dan hargailah guru-guru kalian,” pesannya di hadapan para siswa.
Bupati juga menekankan bahwa pendidikan merupakan kunci utama dalam membentuk karakter, kepribadian, serta membuka peluang untuk meraih masa depan yang lebih baik.
“Menjadi orang hebat memang tidak mudah, tetapi itu harus menjadi tujuan yang diperjuangkan. Semua jenjang karier dan kesuksesan tidak terlepas dari pendidikan. Pendidikan adalah senjata paling ampuh untuk mengubah dunia,” ujarnya.
Selain pentingnya pendidikan, Taufik juga mengingatkan para pelajar agar senantiasa menghormati dan berbakti kepada orang tua sebagai fondasi utama keberhasilan dalam kehidupan.
“Jangan pernah durhaka kepada orang tua. Sayangi mereka dan hormati mereka, karena ridho orang tua merupakan bagian penting dalam perjalanan menuju kesuksesan,” katanya.
Di akhir penyampaiannya, Bupati mengajak seluruh peserta didik untuk terus belajar, mengembangkan kompetensi, dan berani bermimpi besar demi mewujudkan masa depan yang lebih baik.
“Dengan pendidikan, kalian bisa menjadi apa pun yang kalian cita-citakan. Kalianlah generasi yang akan melanjutkan pembangunan dan memimpin daerah ini di masa depan. Karena itu, jangan pernah berhenti belajar dan menggali ilmu setinggi langit,” tegasnya.
Kegiatan diawali dengan tari persembahan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa bersama, sambutan para pejabat terkait, dan dilanjutkan dengan sesi talkshow interaktif yang disambut antusias oleh para pelajar SMA Negeri 1 Meranti.[ismanto panjaitan]
