![]() |
| Bupati Asahan Taufik ZA didampingi OPD berfoto bersama jajaran BPS Asahan. (foto/ist) |
Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala BPS Kabupaten Asahan Rahmat Gustiar beserta jajaran, Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Asahan, Plt Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Asahan, Kepala Bagian Umum Setdakab Asahan, serta Kepala Bagian Ekonomi Setdakab Asahan.
Kepala BPS Asahan Rahmat Gustiar menyampaikan, Sensus Ekonomi 2026 bertujuan memutakhirkan data ekonomi yang nantinya menjadi salah satu dasar dalam perencanaan pembangunan daerah serta pemutakhiran Data Tunggal Sosial Nasional (DTSN).
Menurutnya, kegiatan sensus juga akan mencakup pendataan terhadap Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang dilakukan langsung oleh pegawai organik BPS Kabupaten Asahan.
Selain itu, pendataan masyarakat secara door to door akan dilakukan oleh mitra BPS dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi Tahun 2026.
BPS Asahan juga meminta dukungan Pemerintah Kabupaten Asahan melalui pelaksanaan Apel Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 sebagai bentuk komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan.
Menanggapi hal itu, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menyampaikan apresiasi kepada BPS atas perannya dalam menyediakan data statistik yang akurat dan terpercaya.
Ia menilai data statistik yang dihasilkan BPS memiliki metodologi yang terukur dan dapat dipertanggungjawabkan sehingga menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah.
“Data yang valid sangat penting agar program pembangunan yang dijalankan benar-benar tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Taufik.
Bupati juga menekankan pentingnya penerapan konsep Satu Data Indonesia dengan memperkuat sinergi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Asahan.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Asahan selama ini selalu melakukan survei dan pengumpulan data sebelum merumuskan program pembangunan maupun kebijakan untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. [ismanto panjaitan]
