![]() |
| Bupati Simalungun H Anton Achmad Saragih berbincang dengan lansia. (foto/ist) |
Mengusung tema "Lansia Sehat dan Mandiri untuk Indonesia Berdaya", kegiatan tersebut diikuti ratusan warga lanjut usia yang merupakan perwakilan dari 46 puskesmas di Kabupaten Simalungun. Para peserta tampak antusias mengikuti senam lansia bersama sebagai bagian dari kampanye hidup sehat.
Peringatan Hari Lansia Nasional dihadiri langsung Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih, Ketua TP PKK Kabupaten Simalungun Darmawati Anton Achmad Saragih, Sekretaris Daerah Mixnon Andreas Simamora, jajaran kepala perangkat daerah, serta sejumlah tamu undangan.
Bupati Anton Achmad Saragih menegaskan bahwa para lansia memiliki peran penting sebagai teladan sekaligus sumber motivasi bagi generasi muda.
"Saat saya berkunjung ke nagori dan bertemu warga yang berusia hingga 101 tahun, saya melihat semangat hidup yang luar biasa. Lansia adalah sumber semangat bagi generasi muda. Berbahagialah kita yang masih memiliki orang tua, meskipun usianya telah mencapai 90 tahun lebih. Hormati, sayangi, dan berikan perhatian kepada mereka," ujar Anton.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Simalungun berkomitmen menciptakan lingkungan yang ramah lansia melalui peningkatan pelayanan kesehatan dan program pemberdayaan agar para lansia tetap sehat, mandiri, produktif, serta mampu berkontribusi sesuai pengalaman dan kemampuan yang dimiliki.
"Peringatan Hari Lansia Nasional ini menjadi momentum untuk terus menghargai pengabdian para lansia kepada keluarga, masyarakat, daerah, dan bangsa," katanya.
Ketua TP PKK Kabupaten Simalungun Darmawati Anton Achmad Saragih mengajak seluruh masyarakat untuk terus memuliakan dan memberikan perhatian kepada para lanjut usia.
Menurutnya, nilai-nilai menghormati orang tua dan menjaga kebersamaan merupakan warisan yang harus terus dipelihara oleh setiap generasi.
"Luangkan waktu untuk mendengarkan cerita mereka dan pastikan tidak ada lansia yang merasa sendiri ataupun terabaikan," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Yelly F. Purba menjelaskan peringatan Hari Lansia Nasional bertujuan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kesejahteraan lansia sekaligus memperluas akses pelayanan kesehatan melalui kolaborasi berbagai pihak.
Selain senam bersama, panitia juga menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis, edukasi pola hidup sehat, gerakan aktivitas fisik selama 30 menit, lomba senam dan vokal grup Mars Lansia secara virtual, lomba video kampanye kesehatan melalui media sosial puskesmas, pembagian suvenir, hingga penyaluran bantuan sembako kepada lansia yang membutuhkan.
Mewakili para peserta, T. Br. Damanik menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Simalungun atas penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia berharap perhatian terhadap para lansia terus berlanjut sehingga mereka tetap merasa dihargai dan mampu memberikan manfaat bagi keluarga maupun lingkungan.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan pemotongan kue Hari Lansia Nasional oleh Ketua TP PKK didampingi Bupati Simalungun, Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Kesehatan, serta penyerahan bantuan sembako dan hadiah kepada para pemenang berbagai perlombaan.[zai]
