Tim SAR Gabungan kembali menemukan satu korban meninggal dunia akibat ledakan rumah mewah di Kompleks Perumahan Grand Polonia, Jalan Perhubungan

Editor: Admin
Tim SAR gabungan bekerja ekstra keras mengevakuasi sejumlah korban yang terjebak di reruntuhan bangunan rumah yang meledak. (foto/ist)
MEDAN — Tim SAR Gabungan kembali menemukan satu korban meninggal dunia akibat ledakan rumah mewah di Kompleks Perumahan Grand Polonia, Jalan Perhubungan/Mustang, Kelurahan Sukadamai, Kecamatan Medan Polonia, Sumatera Utara, pada Selasa sore. Dengan ditemukannya korban ini, total dua orang dipastikan meninggal dunia dalam insiden tersebut.

Korban yang belum diketahui identitasnya tersebut ditemukan petugas di area lantai dua bangunan, tak jauh dari lokasi penemuan jasad korban pertama pada Selasa dini hari.

Proses evakuasi dari lantai dua dilakukan petugas dengan bantuan armada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Medan. Jasad korban yang telah dimasukkan ke dalam kantong jenazah kemudian langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan menggunakan ambulans untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvin Simanjuntak, mengonfirmasi bahwa sejauh ini sudah ada dua korban tewas yang berhasil dievakuasi dari reruntuhan rumah. Ledakan tersebut diduga kuat dipicu oleh kebocoran pipa gas tanam.

"Jadi total korban yang sudah dievakuasi dari reruntuhan bangunan berjumlah lima orang. Tiga di antaranya mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan di rumah sakit, sementara dua orang dinyatakan meninggal dunia," ujar Kombes Pol Jean Calvin Simanjuntak.

Hingga Selasa sore, tim gabungan yang terdiri dari sekitar 400 personel dari Tim SAR Kota Medan, TNI, dan Polri masih berupaya menyisir reruntuhan bangunan untuk mencari satu korban lainnya yang diduga masih tertimbun.

Sebagai informasi, peristiwa ledakan hebat yang merusak rumah mewah tersebut terjadi pada Senin sore sekitar pukul 15.30 WIB. Petugas hingga saat ini masih terus siaga di lokasi untuk merampungkan proses pencarian seluruh korban.[rasid]

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com