![]() |
| Wali Kota Medan Rico Waas turun langsung menyerap aspirasi masyarakat. (foto/ist) |
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas turun langsung meninjau kegiatan, salah satunya di Jalan Keramat Indah, Kelurahan Medan Tenggara, Kecamatan Medan Denai. Kegiatan juga diisi penanaman pohon dan melibatkan masyarakat serta alat berat.
Rico Waas memantau pelaksanaan gotong royong di sejumlah kecamatan melalui layar monitor. Menurutnya, kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum menyapa dan mendengar langsung aspirasi masyarakat.
“Hari ini kita kembali gotong royong dan menyapa warga. Bedanya, hari ini dilaksanakan serentak di 21 kecamatan,” kata Rico.
Dalam kegiatan Sapa Warga, sejumlah persoalan disampaikan masyarakat, mulai dari banjir, drainase, sampah, lampu penerangan jalan umum (LPJU), air bersih, bantuan pemerintah hingga administrasi kependudukan (adminduk).
Salah satu keluhan yang mendapat perhatian adalah maraknya peredaran narkoba di kawasan Jermal 15 Ujung.
Megawati Harahap (76), warga Jermal 12, meminta Pemko Medan dan aparat penegak hukum mengambil tindakan tegas terhadap peredaran narkoba yang dinilai mengancam anak-anak dan memicu kriminalitas di lingkungan tersebut.
Menanggapi hal itu, Rico menyebut narkoba sebagai musuh bersama dan memastikan Pemko Medan terus berkoordinasi dengan TNI dan Polri untuk mendorong penindakan secara berkelanjutan. “Narkoba ini musuh bersama kita. Pemko Medan bersama aparat kepolisian dan TNI tidak akan tinggal diam,” tegasnya.
Selain narkoba, warga juga mengeluhkan pelayanan adminduk di tingkat kecamatan. Rico meminta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Medan mengevaluasi pelayanan agar masyarakat yang telah memperoleh nomor antrean tetap dilayani.
“Kalau sudah masuk antrean ini harus dilayani. Jangan membatasi dan jangan membuat aturan sendiri,” ujarnya.
Rico menegaskan pelayanan dokumen kependudukan, seperti KTP dan kartu keluarga (KK), di tingkat kecamatan diberikan secara gratis dan tidak boleh dibatasi.
Menurut Rico, program Sapa Warga menjadi sarana bagi Pemko Medan untuk menyerap aspirasi sekaligus mempercepat penanganan persoalan masyarakat di tingkat kelurahan dan kecamatan.
Di akhir kegiatan, Rico mengajak masyarakat menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan mengibarkan bendera Merah Putih serta menjaga kebersamaan untuk mendukung pembangunan Kota Medan.[eko brahma]
