![]() |
| Ketua TP PKK Sumut Kahiyang Ayu bersama Ketua TP PKK Simalungun, Hj Darmawati. (foto/ist) |
Rapat tersebut dipimpin Ketua Umum Dekranas, TP PKK, dan Tim Pembina Posyandu Pusat, Tri Tito Karnavian. Pembahasan difokuskan pada penguatan kelembagaan, mulai dari penyempurnaan struktur organisasi, pembagian tugas dan kewenangan, mekanisme koordinasi, pelaksanaan program, hingga pemantauan dan evaluasi.
Dalam arahannya, Tri Tito Karnavian menegaskan pentingnya tata kelola yang jelas untuk mendukung efektivitas kerja ketiga lembaga tersebut sebagai mitra strategis pemerintah dalam pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kesejahteraan keluarga.
“Kelembagaan yang kuat tentunya membutuhkan tata kelola yang jelas, mulai dari struktur organisasi, pembagian tugas dan kewenangan, mekanisme koordinasi, perencanaan program, pelaksanaan kegiatan, hingga monitoring dan evaluasi,” ujar Tri Tito.
Ia juga mendorong jajaran pengurus di daerah memperkuat koordinasi serta memastikan setiap program selaras dengan prioritas pembangunan pemerintah dan mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
Menanggapi arahan tersebut, Hj. Darmawati Anton Achmad Saragih menyatakan kesiapan Dekranasda Kabupaten Simalungun untuk memperkuat tata kelola organisasi dan membangun sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Simalungun serta para pemangku kepentingan.
“Kami siap memperkuat koordinasi dan sinergi dalam mendukung pengembangan kerajinan lokal dan pemberdayaan masyarakat. Arahan dalam rapat ini menjadi masukan penting bagi kami untuk meningkatkan tata kelola organisasi dan menyelaraskan program Dekranasda dengan prioritas pembangunan daerah,” katanya.
Menurut Darmawati, penguatan kelembagaan bukan sekadar persoalan administrasi, tetapi menjadi salah satu kunci agar program pemberdayaan masyarakat dapat berjalan terarah, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata.
“Tentunya kami siap memperkuat kelembagaan untuk mengembangkan kerajinan daerah, meningkatkan kapasitas para perajin, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Kabupaten Simalungun,” ujarnya.
Darmawati berharap sinergi antara Dekranasda, TP PKK, Tim Pembina Posyandu, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya terus ditingkatkan.
Dengan penguatan tersebut, potensi kerajinan khas Simalungun diharapkan semakin berkembang dan dikenal luas. Selain meningkatkan kualitas serta daya saing produk, pengembangan sektor kerajinan juga diharapkan mampu membuka peluang ekonomi dan memperkuat kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Simalungun.[zai]
