PSSI Sumut Tegas, Binjai City U17 Didenda Rp2 Juta Usai Pernyataan di Media Sosial

Laga sepakbola Piala Soeratin CUP U17 Tahun 2026 diwarnai dengan sanksi kepada Binjai City U17 pada saat berhadapan dengan SPOBDA Disporasu U17

Editor: Admin
Plt Ketua PSSI Serdang Bedagai Elianta Sembiring saat Pembukaan Kompetisi Piala Soeratin CUP U17 Zona 1 di Lapangan Sepakbola PT Fajar Agung Desa Bengabing Kecamatan Pegajahan Serdang Bedagai, Sabtu (5/9/2026). (foto/ist)
MEDAN - Laga sepakbola Piala Soeratin CUP U17 Tahun 2026 diwarnai dengan sanksi kepada Binjai City U17 pada saat berhadapan dengan SPOBDA Disporasu U17 yang digelar di lapangan SPOBDASU Medan pada Minggu (13/9/2026) kemarin.

Dalam laga Binjai City melawan SPOBDASU Disporasu ini sempat terjadi insiden yang berujung sanksi dari Komisi Disiplin PSSI. 

Dalam sidang Komisi Disiplin PSSI terungkap pada pasca pertandingan Tim Binjai City membuat statement atau pernyataan yang mendiskreditkan keputusan perangkat pertandingan PSSI Sumatera Utara dan dipublikasikan melalui media sosial sebelum atau tanpa prosedur yang sah.

Akibatnya Tim Binjai City terkena sanksi denda sebesar Rp 2 juta karena melanggar pasal 59 ayat 2 kode disiplin 2025. Sementara itu, Tim SPOBDASU Disporasu mendapat sanksi dinyatakan kalah 0-3 melanggar pasal 56 ayat 1 (VI) ayat 2 dan pasal 28 Kode Disiplin 2025. Tak hanya itu pemain juga mendapat sanksi.

Sikap yang diambil PSSI Sumut mendapat Apresiasi datang dari Plt Ketua PSSI Serdang Bedagai Elianta Sembiring bahwa dalam pertandingan Piala Soeratin CUP U17 Tahun 2026 ini dibagi 3 (Tiga) Zona, diantaranya Zona Medan, kompetisi diikuti SPOBDA Sumut, Harjuna Putra, Gumarang FC, Pelita Medan Soccer, dan Binjai City. 

Kemudian Zona Serdang Bedagai diisi Sejati Jaya sebagai tuan rumah, TGM, Payabakung, Batubara, dan PS Kwarta, dan Zona Langkat diikuti empat tim, yakni Brimo Langkat sebagai tuan rumah, Satria Muda, PSSA Asahan, dan Victory Dairi",

"Selama proses pertandingan seluruh  tim yang mengikuti turnamen harus mengikuti aturan yang telah ditetapkan PSSI. Turnamen Piala Soeratin CUP ini merupakan ajang tahunan yang telah terjadwal", terangnya.

Menurut Plt Ketua PSSI Sergai Elianta Sembiring, bahwa Sanksi yang diberikan kepada Tim Binjai City menjadi pembelajaran bagi semua tim yang ikut berlaga dalam laga Piala Soeratin CUP Tahun 2026 Sumut ini",

"Kami mengapresiasi sepenuhnya keputusan tegas Plt Ketua PSSI Sumut bapak Arya Mahendra Sinulingga. Sikap tegas PSSI Sumut ini untuk memberikan pembelajaran penting kepada seluruh tim yang ikut bertanding di Piala Soeratin CUP U17 Tahun 2026 ini", terangnya.

Senada disampaikan Yudi, selaku Match Competisi, bahwa sanksi yang diberikan PSSI Sumut kepada Tim Binjai City sudah tepat. Karena seluruh tim sepakbola yang ikut bertanding harus mengikuti aturan yang telah di tetapkan PSSI," pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan Tim Binjai City belum terkonfirmasi atas sikap Komisi Disiplin PSSI yang memberikan sanksi. [rasum]

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com