Eks Gelandang PSMS dan Sriwijaya FC Jagokan Medan Polonia Juara Piala MPC PP

Mantan gelandang PSMS Medan dan Sriwijaya FC, Wijay, memprediksi Medan Polonia bakal keluar sebagai juara Piala MPC Pemuda Pancasila.

Editor: Admin
Mantan gelandang PSMS Medan dan Sriwijaya FC, Wijay (kanan), Selasa (2010/2026). (foto:ss/rasid)
MEDAN – Mantan gelandang PSMS Medan dan Sriwijaya FC, Wijay, memprediksi Medan Polonia bakal keluar sebagai juara Piala MPC Pemuda Pancasila. 

Ia menilai tim tersebut memiliki materi pemain yang menjanjikan untuk menghadapi Medan Sunggal pada partai final di Stadion Kebun Bunga, Medan, Sabtu (24/10/2026) mendatang.

Menurut Wijay, Medan Polonia memiliki keunggulan dari segi usia, kecepatan, dan kemampuan individu pemain. Ia menilai kombinasi para pemain muda di lini depan menjadi salah satu modal penting untuk menghadapi Medan Sunggal yang diperkuat sejumlah pemain berpengalaman.

Dari beberapa pertandingan yang disaksikannya, Wijay melihat potensi besar dalam skuad Medan Polonia, terutama kemampuan pemain muda dalam membangun serangan dan menekan pertahanan lawan.

“Kalau saya lihat dari materi pemain Polonia pasti lebih diunggulkan. Karena dua pemain depannya kencang dan didukung usia yang masih muda. Beda dengan Sunggal walaupun kencang tapi udah lumayan berumur,” ungkap Wijay.

Ia juga menilai dukungan dari Ketua PAC Pemuda Pancasila Medan Polonia, Rommy Van Boy, yang juga anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Golkar, bersama Rasyid dan jajaran pengurus lainnya, menjadi suntikan motivasi bagi para pemain.

“Ditambah lagi, Medan Polonia diuntungkan kali dengan adanya dukungan langsung dari ketua PAC PP Medan Polonia, Rommy Van Boy yang juga Anggota DPRD Medan dari fraksi Golkar serta Rasyid dan kawan-kawan,” sambungnya.

Selain lini depan, Wijay turut memuji pertahanan Medan Polonia yang dinilainya cukup solid karena dikomandoi pemain berpengalaman, Jhonson.

Meski demikian, ia menilai koordinasi lini tengah masih perlu diperbaiki agar keseimbangan permainan dari bertahan ke menyerang semakin baik.

“Lini bawah Medan Polonia juga sangat bagus karena dikordinir pemain pengalaman Jhonson. Mungkin tengahnya perlu dirapikan lagi. Dari tengah ke depan aliran bolanya sudah bagus, tinggal dari tengah ke bawah yang perlu dibenahi,” ujarnya.

Menurut Wijay, pembenahan tersebut dapat menjadi faktor penting agar Medan Polonia mampu mempertahankan konsistensi permainan saat menghadapi tekanan Medan Sunggal di partai puncak.

Tak hanya memprediksi peluang juara, Wijay juga mengaku tertarik dengan kualitas dua penyerang muda Medan Polonia. Pria keturunan India yang pernah memperkuat sejumlah klub besar sepak bola nasional itu menilai keduanya memiliki prospek cerah untuk berkembang.

“Lini depannya gak usah diragukan lagi, masih muda dan kencang-kencang semua ditambah lagi punya skill mumpuni. Bahkan kalau aku megang tim di Liga 4 lagi bisa juga dibawa ini dua penyerang Medan Polonia karena kulihat punya prospek cerah,” ungkapnya.

Meski lebih menjagokan Medan Polonia, Wijay mengingatkan tim tersebut agar tidak meremehkan Medan Sunggal. Menurutnya, pengalaman para pemain Sunggal bisa menjadi ancaman tersendiri dalam pertandingan final.

“Sunggal juga bagus, materi pemainnya banyak pengalaman walaupun beberapa yang sudah berusia. Tapi dengan hadirnya mereka di final berarti menunjukkan jika mereka cukup bagus,” katanya.

Wijay kembali menegaskan bahwa dukungan manajemen dan pengurus turut berperan dalam menjaga semangat tim selama kompetisi berlangsung.

“Faktor utama juga adanya dukungan Ketua PAC PP Medan Polonia dan manajemen pengurus lainnya. Dukungan ini kan suntikan penyemangat seperti vitamin dia bagi para pemain,” sebut Wijay.

Dengan modal pemain muda yang cepat, pertahanan yang dinilai solid, serta dukungan pengurus, Medan Polonia diharapkan mampu tampil maksimal saat menghadapi Medan Sunggal demi merebut gelar juara Piala MPC Pemuda Pancasila.[rasid]

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com