![]() |
| Pegadaian Kanwil I Medan Gelar Penyuluhan Antikorupsi di Kantor Cabang Medan Karya, Jumat (16/10/2026). (foto/ist) |
Kegiatan ini mengangkat tema “Penguatan Integritas dan Kepatuhan (Compliance) untuk Menjaga Benteng Pertahanan dalam Pencegahan Antikorupsi bagi Insan Pegadaian.” Penyuluhan diikuti seluruh karyawan Kantor Cabang Medan Karya sebagai upaya meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya integritas, kepatuhan, serta pencegahan praktik korupsi di lingkungan kerja.
Hadir dalam kegiatan tersebut Pimpinan Cabang Medan Karya, Dania Aini, Manager Bisnis Sofian, Assistant Manager Non Gadai Daniel B. Marudut Siregar, serta perwakilan Departemen Risiko Kanwil I Medan, Husni Amri.
Materi penyuluhan disampaikan oleh Donald Estefanussia Kiroh, selaku Penyuluh Antikorupsi (PAKSI) sekaligus Compliance Senior Officer Kanwil I Medan.
Dalam pemaparannya, penguatan integritas dan kepatuhan menjadi aspek penting dalam membangun lingkungan kerja yang profesional, transparan, dan bertanggung jawab.
Penerapan prinsip kepatuhan tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan ketentuan dan prosedur perusahaan, tetapi juga mencakup kesadaran setiap insan Pegadaian untuk bertindak jujur, menghindari konflik kepentingan, serta menolak segala bentuk penyimpangan dalam pelaksanaan tugas.
Melalui penyuluhan ini, para karyawan diharapkan semakin memahami peran dan tanggung jawab masing-masing dalam mencegah praktik korupsi.
Setiap individu juga diharapkan mampu menjadi bagian dari sistem pengawasan internal dengan mengedepankan etika, keterbukaan, dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.
Kegiatan PAKSI tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa pencegahan korupsi bukan hanya tanggung jawab pimpinan atau unit tertentu, melainkan merupakan komitmen bersama seluruh karyawan.
Dengan penguatan pemahaman mengenai integritas dan kepatuhan, Pegadaian Kanwil I Medan diharapkan dapat terus mendorong terciptanya tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).
“Mari berkolaborasi mewujudkan tata kelola perusahaan yang baik dan bersih (Good Corporate Governance) serta menjadikan insan Pegadaian sebagai benteng pertahanan antikorupsi.”
Pesan tersebut menjadi penegasan pentingnya kolaborasi seluruh insan Pegadaian dalam menjaga kepercayaan masyarakat, memperkuat budaya antikorupsi, serta mewujudkan lingkungan kerja yang bersih, profesional, dan berintegritas. [harry handoyo]
