![]() |
| Satres Narkoba Polres Deli Serdang meringkus tersangka kurir sabu-sabu. (foto/ist) |
Dalam pengungkapan tersebut, polisi juga menelusuri keberadaan seorang pria berinisial R yang berdasarkan keterangan awal S diduga menjadi pemasok sabu tersebut. Hingga operasi berlangsung, pria yang disebutkan itu belum ditemukan.
Pengungkapan kasus ini bermula dari pemetaan lokasi yang diduga menjadi tempat aktivitas transaksi narkotika. Operasi dipimpin langsung Kasat Narkoba Polresta Deli Serdang, Kompol Dr. Fery Kusnadi, S.H., M.H.
Sebelum melakukan penindakan, personel gabungan mengikuti apel sekitar pukul 15.00 WIB. Tim kemudian bergerak untuk melakukan penyelidikan dan penyisiran di lokasi yang telah dipetakan hingga akhirnya mengamankan S.
Dari penindakan tersebut, petugas menyita satu tas ransel berwarna hitam dan satu plastik klip besar berisi sabu dengan berat bruto 1.000,14 gram. Terduga pelaku beserta barang bukti selanjutnya dibawa ke kantor Satresnarkoba Polresta Deli Serdang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Berdasarkan keterangan awal yang tercantum dalam laporan operasi, S mengaku memperoleh sabu tersebut dari pria berinisial R. Polisi kemudian melakukan pencarian terhadap pria tersebut, tetapi keberadaannya belum diketahui. Asal-usul narkotika dan dugaan keterlibatan pihak lain masih perlu didalami melalui proses penyidikan.
Kompol Fery Kusnadi menegaskan, pihaknya akan terus melakukan upaya pemberantasan peredaran gelap narkotika, khususnya di wilayah Lubuk Pakam dan sekitarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar berperan aktif membantu kepolisian dengan menyampaikan informasi apabila mengetahui aktivitas yang diduga berkaitan dengan peredaran narkotika.
“Pemberantasan peredaran narkoba membutuhkan kerja sama semua pihak. Kami mengimbau masyarakat agar tidak ragu memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang diduga berkaitan dengan peredaran narkotika,” ujar Fery.
Selain melakukan penindakan, petugas juga menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kepada warga setempat. Langkah pengungkapan tersebut disebut mendapat apresiasi dari masyarakat.
Saat ini, S dan barang bukti telah diamankan untuk kepentingan penyidikan. Polisi masih perlu mendalami asal-usul sabu, dugaan jaringan peredaran yang terkait, serta keberadaan pria berinisial R. [subari]
