Rico Waas Murka soal Dugaan Pungli Sampah, Inspektorat Diminta Periksa Kecamatan dan Kelurahan

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memerintahkan Inspektorat memeriksa seluruh kecamatan dan kelurahan, terutama di Kecamatan Medan Baru,

Editor: Admin
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas. (foto/ist)
MEDAN - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memerintahkan Inspektorat memeriksa seluruh kecamatan dan kelurahan, terutama di Kecamatan Medan Baru, menyusul aduan warga mengenai dugaan pungutan liar (pungli) dalam pengangkutan sampah. Ia menegaskan, oknum yang terbukti meminta uang tambahan di luar ketentuan akan dicopot dan dipecat.

“Saya tidak mau ada pungli ekstra-ekstra dan macam-macam. Apabila terdeteksi ada pungutan ekstra-ekstra, ada saksi-saksi lainnya, kita pastikan oknum tersebut kita copot dan kita pecat,” tegasnya saat kegiatan Sapa Warga di Jalan Sei Asahan, Kelurahan Merdeka, Sabtu (17/10/2026).

Laporan ini disampaikan Rotua, warga Kelurahan Babura, yang mengaku terbebani pungutan tambahan untuk pengangkutan sampah hasil penebangan tanamam, padahal ia telah membayar iuran bulanan Rp27.500. Warga itu mempertanyakan dasar aturan pungutan yang diminta petugas truk sampah di pangkalan.

“Truk sampah di pangkalan meminta uang ekstra. Jadi kami terbebani. Kalau sampah kami mau diangkat, kami harus memberikan uang ekstra di luar uang bulanan yang sudah kami bayar Rp27.500 per bulan. Pertanyaannya, apakah memang itu peraturannya, Pak?” ujar Rotua.

Merespons laporan itu, Rico Waas meminta Inspektorat memeriksa jajaran kecamatan dan kelurahan, termasuk petugas terkait di Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Pemeriksaan juga diminta menjangkau tingkatan lain yang berkaitan dengan pelayanan pengangkutan sampah.

Ia menegaskan, penindakan akan dilakukan apabila ditemukan pungutan tambahan yang didukung bukti dan keterangan saksi. Langkah itu diambil untuk memastikan warga tidak terbebani pungutan di luar ketentuan.

Sebelum kegiatan Sapa Warga, digelar gotong royong di kawasan tersebut untuk membersihkan aliran drainase. Hujan deras yang mengguyur kawasan itu tidak menghalangi jalannya kegiatan. Acara yang semula direncanakan berlangsung di luar ruangan dipindahkan ke dalam ruangan karena kondisi cuaca.

Kegiatan itu turut dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Kota Medan Erfin Fachrurrazi yang juga Inspektur Kota Medan, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Citra Effendi Capah, sejumlah pimpinan perangkat daerah, Camat Medan Baru Frans Seno R.H. Siahaan, para lurah, dan kepala lingkungan. 

Anak Terjerat Judol, Bansos Keluarga Rosmina Terhenti

Sementara itu, bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) keluarga Rosmina terhenti setelah anak laki-lakinya terdeteksi terlibat judi online (judol). Dalam kegiatan Sapa Warga di Jalan Sei Asahan, Sabtu (17/10/2026), ia meminta solusi kepada Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas agar keluarganya kembali berpeluang menerima bantuan.

Rosmina mengaku kondisi ekonominya semakin sulit setelah suaminya terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) dan kini mencari nafkah dengan mengumpulkan barang bekas. Ia berharap anak perempuannya yang masih bersekolah tetap berpeluang memperoleh bantuan sosial.

Merespons aduan tersebut, Rico meminta Kepala Dinas Sosial Kota Medan Khoiruddin Rangkuti menjelaskan prosedur pengajuan ulang. Khoiruddin menyebut keluarga dapat memperbaiki data melalui kelurahan untuk diproses dalam Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial-Next Generation (SIKS-NG).

Ia menjelaskan, langkah yang perlu ditempuh antara lain menutup rekening yang digunakan untuk aktivitas terkait judi online, menonaktifkan akun dompet digital, serta membuat surat pernyataan sesuai ketentuan.

Pemisahan Kartu Keluarga (KK) juga dapat menjadi opsi agar anggota keluarga yang memenuhi persyaratan bisa diusulkan kembali sebagai penerima bantuan. Namun, pengajuan ulang tidak menjamin bantuan otomatis diterima.

Khoiruddin menegaskan, keputusan akhir kelayakan penerima bantuan berada pada Kementerian Sosial. Pengajuan juga dapat dilakukan melalui mekanisme usul sanggah atau aplikasi Perlinsos.[eko brahma]

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com