![]() |
| Pemkab Asahan Terima Hibah Cagar Budaya Tempat Lahirnya MTQ Pertama di Indonesia. (foto/ist) |
Hibah tersebut diserahkan langsung oleh ahli waris keluarga, Azwar D, S.Sos, kepada Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar. Lokasi ini tercatat sebagai tempat musyawarah panitia Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) pertama di Indonesia pada tahun 1946.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Asahan, kami berterima kasih kepada keluarga besar Bapak Azwar yang dengan tulus menghibahkan bangunan bersejarah ini. Amanah ini akan kami jaga, lestarikan, dan kembangkan sebagai destinasi wisata religi yang memberi manfaat bagi masyarakat,” kata Bupati Taufik.
Selain menjadi bagian dari peringatan Maulid Nabi, hibah ini disebut Bupati sebagai tonggak penting dalam menjaga identitas religius Asahan sekaligus memperkuat posisi daerah sebagai saksi lahirnya sejarah MTQ di Indonesia.
Acara Maulid Nabi juga diisi tausiyah oleh Al Ustaz H. Irfan Yusuf, S.Ag. Ia mengajak umat meneladani akhlak Rasulullah SAW serta merawat warisan besar Asahan. “Momentum ini bukan hanya peringatan Maulid Nabi, tetapi juga kebanggaan bagi Asahan yang menjadi saksi lahirnya MTQ di Indonesia,” pesannya.
Kegiatan berlangsung khidmat dengan dihadiri Wakil Bupati Asahan, Kajari Asahan, Ketua PN Kisaran, Kapolres Asahan, perwakilan Dandim 0208/Asahan, perwakilan Danlanal Tanjung Balai Asahan, Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, jajaran OPD, camat, TP PKK, DWP, tokoh masyarakat, serta jamaah Masjid Agung H Achmad Bakrie. Kehadiran lintas elemen itu menunjukkan kebersamaan dalam menjaga tradisi religius dan sejarah besar Kabupaten Asahan. [ismanto panjaitan]
