Hebat! Inkado Tapteng–Sibolga Borong 6 Medali di Piala Kejatisu Meski Latihan Terganggu Bencana

Tim Karateka Tapanuli Tengah (Tapteng)-Sibolga, Sumatera Utara (Sumut) binaan Perguruan Inkado Tapteng-Sibolga menunjukkan taringnya di ajang

Editor: Admin
Inkado Tapteng–Sibolga Borong 6 Medali di Piala Kejatisu Meski Latihan Terganggu Bencana. (foto/ist)
MEDAN - Tim Karateka Tapanuli Tengah (Tapteng)-Sibolga, Sumatera Utara (Sumut) binaan Perguruan Inkado Tapteng-Sibolga menunjukkan taringnya di ajang Kejuaraan Karate Piala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) Open se-Sumut. Meski dihantam keterbatasan persiapan, tim ini tetap mampu membawa pulang sejumlah medali, termasuk satu perak bergengsi di kelas open.

Prestasi membanggakan itu diraih Kristian Sihombing yang turun di nomor Kumite +76 Kg Junior Putra. Ia sukses mempersembahkan medali perak bagi tim Inkado Tapteng-Sibolga pada kejuaraan yang digelar di Gedung Serba Guna Pemprop Sumut baru-baru ini.

Secara keseluruhan, Inkado Tapteng-Sibolga menurunkan 11 atlet di kelas open dan 5 atlet di kelas festival. Dari jumlah tersebut, tim berhasil mengoleksi 1 medali perak kelas open, 2 medali emas kelas festival, serta 3 medali perunggu kelas festival.

Dengan capaian itu, Inkado Tapteng-Sibolga berhasil menempati peringkat ke-35 dari total 118 kontingen yang ambil bagian dalam kejuaraan tersebut.

Pelatih Inkado Tapteng-Sibolga, Thomson Pasaribu, mengaku bersyukur atas capaian anak didiknya. Ia menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan, baik secara moril maupun materi.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung. Dengan torehan perak ini sudah luar biasa, walaupun ada yang lepas dari harapan kita," kata Thomson saat dikonfirmasi, Selasa (17/2/2026).

Menurut Thomson, kejuaraan ini menjadi tantangan berat bagi timnya. Pasalnya, para atlet nyaris tidak memiliki persiapan maksimal akibat bencana yang melanda Tapteng dan Sibolga beberapa waktu lalu.

"Sesungguhnya kejuaraan ini terlalu berat karena waktunya mepet. Apalagi daerah kami dilanda bencana, khususnya di Tapteng, sehingga persiapan atlet hampir dua bulan benar-benar terhenti," ujarnya.

Padahal, kata dia, para atlet harus menghadapi karateka tangguh dari seluruh kabupaten dan kota di Sumut yang kualitasnya sudah setara dengan level nasional.

"Tadinya target saya selaku pelatih minimal dua emas, namun kenyataan berbeda. Tapi kondisi atlet bisa saya maklumi, karena tanpa persiapan matang tentu prestasi sulit didapat," jelasnya.

Thomson menegaskan, ke depan pihaknya akan meningkatkan intensitas latihan. Hal itu dilakukan sebagai persiapan menghadapi Kejuaraan Daerah (Kejurda) yang akan segera digelar.

"Kita akan lakukan latihan lebih intens. Harapan kami bisa meraih emas di Kejurda nanti sebagai tangga menuju atlet nasional," ucapnya.

Ia juga berharap semakin banyak anak-anak di Tapteng dan Sibolga tertarik berlatih karate sebagai kegiatan positif. "Kami berharap anak-anak bisa berlatih karate daripada terlibat hal-hal negatif, karena ini jauh lebih positif," tutupnya.

Saat ini, Perguruan Inkado Tapteng-Sibolga telah memiliki tiga dojo, yakni Dojo Scorpio Pandan di Jalan Madsen Kesayangan Pandan, Dojo Lotus Sibolga, serta Dojo SD Kalam Kudus Sibolga. [jhonny simatupang]

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com