![]() |
| Pemkab Simalungun Gelar Pangan Murah Ramadan di Parapat, Warga Antre Beli Sembako Subsidi. (foto/ist) |
Program ini menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dari pasaran sebagai upaya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan selama bulan suci sekaligus menekan inflasi daerah.
Sejak pagi, warga mengantre untuk membeli komoditas bersubsidi seperti beras SPHP Rp58.000 per kemasan, gula pasir Rp17.500 per kilogram, tepung Rp9.000 per kilogram, minyak goreng Minyak Kita Rp15.500 per liter, Minyak Fortune Rp15.000 per liter, serta telur Rp50.000 per papan.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Pardomuan Sijabat, mengatakan gerakan ini bertujuan menjaga ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok menjelang hari besar keagamaan.
“Program ini membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan sehari-hari dengan harga terjangkau sekaligus mengendalikan lonjakan harga. Ke depan, kegiatan serupa akan kami laksanakan di kecamatan lain,” ujarnya.
Camat Girsang Sipangan Bolon, Viktor Sijabat, didampingi Lurah Tigaraja Agustina Siagian, mengapresiasi langkah Pemkab Simalungun yang dinilai sangat membantu warga di tengah kenaikan harga pangan.
Salah seorang warga Nagori Sibaganding, Boru Sinaga, mengaku terbantu dengan adanya pasar murah tersebut. “Harganya lebih murah dibandingkan di pasar. Semoga sering diadakan,” katanya.
Gerakan Pangan Murah ini dijadwalkan berlangsung hingga sore hari dan diharapkan mampu meringankan beban belanja masyarakat selama Ramadan. [zai]
