![]() |
| Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menaiki peprahu karet menyusuri sungai Babura. (foto/ist) |
Kegiatan diawali gotong royong massal membersihkan aliran sungai dari Jembatan Jalan Mongonsidi hingga bantaran Taman Beringin. Rico meninjau langsung kondisi sungai menggunakan perahu karet guna memetakan titik rawan banjir dan penumpukan sampah.
Usai peninjauan, Rico membuka dialog terbuka dengan warga. Ia menyebut program sapa warga menjadi sarana menyerap aspirasi secara langsung di setiap kecamatan.
“Kami turun langsung, duduk bersama warga, mendengar apa yang dibutuhkan masyarakat, lalu segera ditindaklanjuti,” ujarnya.
Sejumlah keluhan disampaikan warga, di antaranya pohon tumbang di sekitar sungai yang memicu penumpukan sampah serta jalan rusak di kawasan Teuku Umar hingga Pasar Muara Takus. Rico langsung menginstruksikan dinas terkait untuk melakukan pengecekan dan perbaikan.
Untuk penanganan sungai, Pemko Medan akan berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai Sumatera II serta menurunkan alat berat guna membersihkan sampah dan hambatan aliran air.
Rico juga mengimbau warga menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan agar risiko banjir dapat diminimalkan. Kegiatan ditutup dengan penanaman pohon di bantaran sungai sebagai upaya pelestarian lingkungan.[eko brahma]
