![]() |
| Satgas TMMD ke-127 membantun rumah layak huni di Nagori Bahapal, Kecamatan Raya. (foto/ist) |
Rumah milik Abdullah Saragih yang sebelumnya tidak layak huni kini memasuki tahap pemasangan bata merah untuk pembentukan dinding. Progres tersebut menunjukkan percepatan pekerjaan setelah tahapan persiapan dan fondasi rampung dikerjakan.
Personel Satgas TMMD bekerja secara terkoordinasi memasang bata demi bata guna membentuk struktur rumah yang kokoh. Lahan yang sebelumnya kosong kini mulai berdiri bangunan permanen sebagai calon hunian yang aman dan nyaman.
Pelaksanaan program juga melibatkan partisipasi warga setempat. Mereka membantu mengangkut material, menata area kerja, hingga mendukung proses pembangunan. Kolaborasi ini mempercepat pengerjaan sekaligus memperkuat semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat.
Komandan Satgas TMMD ke-127, Letkol Inf Gede Agus Dian Pringgana, mengatakan program RTLH merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat kurang mampu.
“Kami berharap rumah ini nantinya memberikan kenyamanan dan meningkatkan kualitas hidup keluarga Bapak Abdullah Saragih,” ujarnya.
Program TMMD ke-127 tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga menyasar kebutuhan dasar masyarakat, termasuk perbaikan hunian. Dengan progres yang konsisten, pembangunan rumah ditargetkan selesai tepat waktu sehingga segera dapat ditempati.
Kehadiran TNI di tengah masyarakat melalui TMMD menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat dalam membangun desa secara berkelanjutan.
Gotong Royong Bangun Sumur Bor Air Bersih
Di tempat terpisah, Satgas TMMD ke-127 dari Tentara Nasional Indonesia bersama warga membangun sumur bor air bersih di Dusun II Silou Raya, Nagori Dame Raya, Kecamatan Raya.
Pengeboran dilakukan menggunakan mesin khusus untuk mencari sumber air tanah, disertai pemasangan pipa dan instalasi penutup sumur. Personel TNI dan masyarakat bekerja bergotong royong menyiapkan material hingga proses pengeboran berjalan lancar.
Komandan Satgas TMMD, Letkol Inf Gede Agus Dian Pringgana, mengatakan pembangunan sumur bor ini bertujuan memenuhi kebutuhan air bersih warga, terutama saat musim kemarau. “Fasilitas air bersih sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa,” ujarnya.
Sumur bor tersebut diharapkan menjadi solusi jangka panjang sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat dalam pembangunan desa.
Bangun Drainase Mencegah Genangan Air
Sementara itu, Satgas TMMD ke-127 dari Tentara Nasional Indonesia bersama warga mengerjakan pembangunan saluran drainase di Nagori Bahapal, Kecamatan Raya.
Pengerjaan dilakukan dengan penggalian dan pembentukan saluran air guna mencegah genangan saat musim hujan serta menjaga ketahanan badan jalan desa. Sejak pagi, personel TNI dan masyarakat tampak bergotong royong menyelesaikan pekerjaan secara bertahap.
Komandan Satgas TMMD, Letkol Inf Gede Agus Dian Pringgana, mengatakan drainase ini diharapkan memperlancar akses transportasi dan mendukung aktivitas ekonomi warga.
Program tersebut menjadi bagian dari sasaran fisik TMMD ke-127 sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat dalam percepatan pembangunan infrastruktur desa.[zai]
