Apel pelepasan dipimpin langsung oleh Komandan Lanud Soewondo, Marsma TNI Tiopan Hutapea, dan dihadiri sejumlah pejabat TNI AU, di antaranya Panglima Komando Sektor (Panglima Kosek) I Medan Marsma TNI Imam Subekti, Komandan Resimen Arhanud I Pasgat Kolonel Pas Rudi Hasiholan Aritonang, para kepala dinas, serta jajaran Lanud Soewondo.
Komandan Batalyon Parako 463 Pasgat, Letkol Pas Jhon H. Siregar, turut hadir memberikan dukungan dan semangat kepada prajurit yang akan bertugas menjaga kedaulatan wilayah perbatasan di Papua.
Sebelum diberangkatkan ke daerah operasi, prajurit Pancawara dijadwalkan mengikuti latihan pra penugasan selama satu bulan di Pusat Pendidikan dan Latihan Pasukan Khusus (Pusdiklatpassus) Batujajar, Jawa Barat. Latihan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan teknis, taktis, serta kesiapan mental dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan.
Letkol Pas Jhon H. Siregar menyampaikan keyakinannya bahwa para prajurit mampu melaksanakan tugas dengan baik sebagai prajurit profesional.
“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, selalu waspada, dan jangan pernah meremehkan situasi di daerah operasi. Sertai setiap langkah dengan doa,” pesannya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga stabilitas keamanan serta menciptakan situasi yang kondusif di wilayah penugasan.
Penugasan Satgas Pamtas RI–PNG merupakan bagian dari upaya menjaga kedaulatan negara sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat di wilayah perbatasan Papua. [subari]
