![]() |
Rapidin Simbolon Serahkan SK Kepengurusan DPC PDI Perjuangan Kota Medan. (foto/ist) |
Dalam prosesi tersebut, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan, Hasyim SE, hadir menerima langsung dokumen kepengurusan didampingi Sekretaris Boydo HK Panjaitan, SH, dan Bendahara Ust. Fuad Akbar, M.Sos. Penyerahan ini menandai dimulainya masa bakti kepengurusan baru di bawah komando Hasyim untuk lima tahun ke depan.
Hasyim SE dalam pernyataannya menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada DPP Partai, khususnya kepada Ketua Umum Ibu Megawati Soekarnoputri. Ia menilai penerbitan SK ini merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab demi kejayaan partai.
"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Ibu Ketua Umum Megawati Soekarnoputri atas kepercayaan ini. Ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada Ketua DPD Sumut, Bapak Rapidin Simbolon, yang telah menyerahkan SK ini dan terus memberikan arahan bagi kami di tingkat kota," ujar Hasyim.
Ia menegaskan bahwa dengan terbitnya SK ini, maka seluruh kader, baik yang masuk dalam struktur resmi maupun para simpatisan di luar struktur, harus bersatu padu dan mulai bergerak melakukan kerja-kerja politik di akar rumput.
"Saya mengajak semua kader untuk solid, kompak, dan berada dalam satu rapat barisan. Kita harus tegak lurus satu komando terhadap semua keputusan Ketua Umum. Tidak ada lagi faksi-faksi, yang ada hanyalah barisan PDI Perjuangan yang siap bertarung pada kontestasi politik 2029 dan 2030 mendatang," tegasnya.
Hasyim juga menginstruksikan seluruh jajaran pengurus untuk konsisten turun ke bawah menyapa rakyat. Ia menekankan pentingnya meneguhkan jati diri PDI Perjuangan sebagai "Partainya Wong Cilik" yang selalu hadir memberikan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat Medan.
Langkah penguatan struktur ini dipandang sebagai persiapan strategis dalam menghadapi tantangan politik masa depan. Dengan kepengurusan yang telah resmi, DPC PDI Perjuangan Kota Medan berkomitmen untuk terus menjaga marwah partai dan memenangkan aspirasi rakyat secara berkelanjutan.
Hasyim juga menambahkan bahwa penyusunan struktur kepengurusan kali ini telah mempertimbangkan keterwakilan berbagai elemen masyarakat dan kompetensi kader. Ia meyakini komposisi pengurus periode 2025-2030 ini mampu membawa energi baru dan inovasi dalam strategi pemenangan partai di wilayah Kota Medan yang sangat dinamis.
Sebagai penutup, Hasyim mengingatkan bahwa jabatan dalam kepengurusan adalah alat perjuangan, bukan tujuan akhir. Ia meminta seluruh pengurus yang baru menerima SK untuk segera menyusun program kerja yang konkret dan terukur, guna memastikan PDI Perjuangan tetap menjadi kekuatan politik utama yang dicintai dan dipercaya oleh masyarakat Kota Medan. [zai]
