![]() |
| Ketua TP PKK Asahan didampingi Bupati Taufik ZA menyerahkan souvenir kepada siswa di Hardiknas 2026/ (foto/ist) |
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, para asisten, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua TP PKK Kabupaten Asahan, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP), para kepala sekolah SD dan SMP negeri se-Kabupaten Asahan, guru, siswa, serta tamu undangan lainnya.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI dalam amanatnya yang dibacakan Bupati Asahan Taufik ZA menekankan lima kebijakan strategis guna mewujudkan pembelajaran mendalam dan berkualitas.
Lima kebijakan tersebut meliputi: pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan serta digitalisasi pembelajaran sebagai bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto; peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru; penguatan karakter melalui lingkungan belajar yang aman dan nyaman; peningkatan kualitas pembelajaran melalui literasi, numerasi, penguatan STEM, serta pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA); dan perluasan akses pendidikan yang inklusif serta fleksibel bagi seluruh masyarakat.
Dalam 18 bulan terakhir, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah membangun fondasi “Pendidikan Bermutu untuk Semua” melalui penguatan ekosistem pendidikan yang melibatkan empat pusat utama, yaitu sekolah, keluarga, masyarakat, dan media.
Ditekankan pula bahwa keberhasilan pembangunan pendidikan tidak dapat dilakukan pemerintah semata, melainkan membutuhkan kolaborasi dengan masyarakat, dunia usaha, serta berbagai lembaga yang memiliki komitmen terhadap kemajuan pendidikan. Pemerintah juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh mitra, baik dari dalam maupun luar negeri, atas kontribusi dalam memajukan sektor pendidikan.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Asahan juga menerima penghargaan sebagai Bapak Peduli Pendidikan Kabupaten Asahan yang diberikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan.
Selain itu, Bupati turut menyerahkan piagam penghargaan kepada insan peduli pendidikan, penghargaan sekolah Adiwiyata, serta memberikan souvenir kepada 100 siswa berprestasi, terdiri dari 50 siswa tingkat SD dan 50 siswa tingkat SMP di Kabupaten Asahan.
Peringatan Hardiknas 2026 ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan yang inklusif, merata, dan berdaya saing di Kabupaten Asahan. [ismanto panjaitan]
