Jelang Idul Adha, Pemkab Asahan Turunkan Dokter Hewan Periksa 84 Sapi dan 17 Kambing Kurban

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Pemerintah Kabupaten Asahan melalui, melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha

Editor: Admin
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Pemerintah Kabupaten Asahan melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban. (foto/ist)
ASAHAN – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Pemerintah Kabupaten Asahan melalui, melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, di Alun-Alun Rambate Rata Raya Kisaran, Selasa (26/5/2026).

Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan seluruh hewan kurban yang akan disembelih dalam kondisi sehat, layak konsumsi, serta bebas dari penyakit menular sehingga aman bagi masyarakat penerima daging kurban.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Asahan, drh. Yusnani, mengatakan pemeriksaan kesehatan hewan kurban merupakan langkah penting yang wajib dilakukan setiap tahun guna menjamin kualitas dan kesehatan hewan sebelum disembelih.

“Pemeriksaan ini kami lakukan secara ketat terhadap seluruh hewan kurban, baik milik Pemerintah Kabupaten Asahan maupun milik masyarakat. Tujuannya agar hewan yang disembelih benar-benar sehat, memenuhi syarat syariat, dan aman dagingnya untuk dikonsumsi masyarakat,” ujar Yusnani.

Di lokasi pusat pemeriksaan, tim kesehatan hewan memeriksa sebanyak 84 ekor sapi serta 17 ekor kambing dan domba milik Pemerintah Kabupaten Asahan yang akan disembelih pada perayaan Idul Adha tahun ini.

Sementara itu, pemeriksaan hewan kurban milik masyarakat juga dilakukan secara serentak di seluruh wilayah Kabupaten Asahan. Petugas telah ditempatkan di 25 kecamatan untuk memastikan seluruh hewan kurban mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh.

Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Asahan mengerahkan 31 tenaga kesehatan hewan yang terdiri dari lima dokter hewan dan 26 paramedik veteriner.

Tim melakukan pemeriksaan secara detail mulai dari pengecekan umur hewan, kondisi mata, warna mukosa, kemungkinan adanya leleran, kondisi gizi tubuh atau Body Condition Score (BCS), cara berjalan, sikap hewan, hingga kondisi kulit.

Selain itu, pemeriksaan juga mencakup sistem pencernaan seperti nafsu makan dan minum, kondisi kotoran, proses ruminasi, sistem pernapasan, sistem peredaran darah, suhu tubuh melalui pengukuran suhu rektal, hingga kondisi cermin hidung sebagai indikator kesehatan hewan.

Pada kesempatan tersebut, Yusnani juga menyampaikan bahwa Kabupaten Asahan menerima bantuan kemasyarakatan dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, berupa satu ekor sapi kurban jenis Simental dengan bobot sekitar 846,5 kilogram.

Sapi bantuan Presiden tersebut saat ini ditempatkan di Masjid Besar Al-Huda, Dusun II, Desa Sei Alim Hulu, Kecamatan Air Batu, dan nantinya akan disembelih serta dagingnya dibagikan kepada masyarakat sekitar saat Hari Raya Idul Adha.

“Alhamdulillah, Kabupaten Asahan mendapatkan sapi bantuan kemasyarakatan dari Presiden Republik Indonesia. Meskipun sebelumnya hewan tersebut telah melalui pemeriksaan saat proses penyerahan, tim kami tetap melakukan pengecekan ulang secara langsung untuk memastikan kondisinya tetap sehat dan prima hingga waktu penyembelihan,” katanya.

Yusnani menegaskan, seluruh hewan yang dinyatakan memenuhi standar kesehatan dan ketentuan syariat akan diberikan rekomendasi layak kurban.

Ia berharap pemeriksaan yang dilakukan secara menyeluruh tersebut dapat menjamin keamanan pangan asal hewan sekaligus mendukung kelancaran pelaksanaan ibadah kurban di Kabupaten Asahan.

“Melalui pemeriksaan ini kami ingin memastikan seluruh hewan kurban dalam kondisi sehat, aman, dan layak disembelih sehingga pelaksanaan Idul Adha berjalan lancar serta memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat,” pungkasnya. [ismanto panjaitan]

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com