![]() |
| Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih bersama buruh pada peringatan Hari Buruh Internasional. (foto/ist) |
Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah, serikat buruh, dan pelaku usaha.
Acara yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun melalui Dinas Ketenagakerjaan tersebut dihadiri langsung Bupati Simalungun, H Anton Achmad Saragih, Ketua DPRD Sugiarto, Kapolres AKBP Marganda Aritonang, Dandim 0207/Simalungun Letkol Inf Gede Agus Dian Pringgana, pimpinan perangkat daerah, serta sekitar 1.100 peserta dari unsur serikat pekerja/buruh dan undangan lainnya.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Simalungun, Riando Purba, menjelaskan bahwa peringatan May Day tahun ini dilaksanakan secara swadaya melalui kolaborasi antara pemerintah, serikat buruh, dan dunia usaha. Ia mengapresiasi seluruh pihak yang telah berpartisipasi sehingga kegiatan dapat terselenggara dengan baik.
“Momentum ini diharapkan dapat memperkuat hubungan industrial yang harmonis antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah demi kemajuan bersama,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan serikat pekerja, Abdul Arif Namora Sitanggang, menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Simalungun atas pelaksanaan May Day 2026. Ia berharap sinergi yang telah terjalin dapat semakin diperkuat, khususnya dalam upaya meningkatkan kesejahteraan pekerja.
Dalam kesempatan tersebut, serikat buruh juga menyerahkan 20 poin pernyataan sikap kepada Bupati Simalungun. Aspirasi tersebut antara lain terkait peningkatan pengawasan ketenagakerjaan, pembentukan satuan tugas pengawas, serta penerapan upah sektoral melalui kesepakatan antara asosiasi perusahaan dan serikat pekerja.
Bupati Simalungun, Anton Achmad Saragih, dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan May Day merupakan momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Ia mengangkat tema nasional May Day 2026, yakni “Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja” dengan tagline “Satu Tekad, Satu Tujuan, Sejahtera Bersama”.
Menurutnya, hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan akan mendorong peningkatan produktivitas serta berdampak langsung pada kesejahteraan pekerja dan keluarganya.
“Pemerintah Kabupaten Simalungun terus mendorong penyelesaian persoalan ketenagakerjaan melalui dialog konstruktif agar tercapai solusi yang adil dan dapat diterima semua pihak,” tegasnya.
Bupati juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus berkolaborasi dengan serikat pekerja dan pelaku usaha dalam mewujudkan Simalungun yang lebih maju dan sejahtera.
Peringatan May Day 2026 ini turut dirangkai dengan kegiatan sosial, seperti pemberian santunan kepada 50 anak yatim piatu, penyerahan klaim BPJS Ketenagakerjaan, serta pemotongan kue sebagai simbol perayaan yang dilakukan bersama unsur Forkopimda dan diserahkan kepada perwakilan buruh.
Melalui kegiatan ini, sinergi antara pemerintah, pekerja, dan dunia usaha diharapkan semakin kuat dalam membangun hubungan industrial yang harmonis serta mendorong kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Simalungun. [zai]
