Pelepasan tersebut diikuti oleh santri kelas VI SD, IX MTs, dan XII MAS, serta dihadiri para orang tua wali murid, kepala sekolah, guru, dan tokoh pendidikan di Kabupaten Serdang Bedagai.
Sekretaris PW Al Washliyah Sumatera Utara, Alim Nur Nasution, menegaskan bahwa pelepasan santri merupakan bagian penting dalam proses pembentukan karakter generasi muda.
“Kami berharap anak-anak yang telah dididik di Al Washliyah menjadi insan yang bertakwa, berprestasi, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Senada dengan itu, Ketua Majelis Pengurus Pendidikan Daerah (MPPD) Al Washliyah Kabupaten Serdang Bedagai, Abdul Firman, S.Pd., M.Si., menekankan pentingnya keseimbangan antara ilmu pengetahuan umum dan pendidikan agama.
“Kami berharap para alumni tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu mengamalkan ilmu agama di tengah masyarakat,” katanya.
Ia juga mengungkapkan rencana penguatan kurikulum melalui penerapan pembelajaran kitab kuning, khususnya di tingkat madrasah tsanawiyah. Selain itu, ia mengingatkan pentingnya adab sebagai fondasi kesuksesan. “Adab kepada orang tua dan guru adalah kunci keberkahan hidup,” tambahnya.
Ketua Cabang Al Washliyah Sei Rampah, Abdul Murat, S.Pd., mengajak masyarakat untuk terus mendukung pengembangan lembaga pendidikan Al Washliyah. “Kami yakin madrasah Al Washliyah mampu mencetak generasi yang sukses dunia dan akhirat,” ujarnya.
Sementara itu, Pengawas Kementerian Agama, Wage, M.Pd., mengingatkan para siswa agar menjaga ketertiban setelah pengumuman kelulusan. Ia menekankan agar siswa tidak melakukan aksi negatif seperti mencoret seragam atau kegiatan berisiko. “Seragam yang masih layak sebaiknya disumbangkan kepada yang membutuhkan. Itu lebih bermanfaat,” katanya.
Ia juga menyampaikan jadwal pengumuman kelulusan, yakni tingkat MA pada 4 Mei 2026, sedangkan SD dan MTs pada 2 Juni 2026.
Ketua panitia, Zul Fahri, S.Ag., melaporkan jumlah santri yang dilepas sebanyak 128 siswa, terdiri dari 32 siswa tingkat SD, 55 siswa MTs, dan 41 siswa MAS. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada orang tua dan seluruh pihak yang telah mendukung proses pendidikan. “Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan kepada lembaga ini,” ucapnya.
Perwakilan orang tua murid, Arifin, S.Pd., turut menyampaikan rasa terima kasih kepada para guru atas dedikasi mereka dalam mendidik anak-anak. “Semoga para guru selalu diberikan kesehatan dan keberkahan,” tuturnya.
Kegiatan ini menjadi penanda berakhirnya masa pendidikan santri di jenjang masing-masing, sekaligus awal perjalanan menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi dengan bekal ilmu dan nilai-nilai keislaman. [rasum]
