![]() |
| Pansus Plasma HGU Perkebunan Batubara Ismar Khomri bersama Sekretaris Usman, Wakil Ketua Jalasmar Sitinjak, Datuk Limapuluh Datuk Izhar Fauzi dan Ketua IWO Batubara Darmansyah.(foto/ist) |
Pembentukan pansus tersebut disahkan dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Batu Bara Syafii didampingi Wakil Ketua DPRD Rodial serta dihadiri anggota dewan dari berbagai fraksi.
Sebelum pengesahan pansus, seluruh fraksi menyampaikan pandangan umum terkait pentingnya pembentukan Pansus Plasma HGU guna memperjuangkan hak-hak masyarakat sekaligus menjaga iklim investasi di Kabupaten Batu Bara.
Juru Bicara Fraksi PDI Perjuangan, Jalasmar Sitinjak, menegaskan pansus harus bekerja secara objektif dan berorientasi pada penyelesaian persoalan plasma perkebunan yang selama ini menjadi perhatian masyarakat.
“Pansus harus berorientasi pada pencarian solusi demi hak-hak masyarakat dan iklim investasi. Hasil pansus tidak hanya menjadi laporan, tetapi juga harus menghasilkan keputusan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Jalasmar dalam sidang paripurna.
Dukungan terhadap pembentukan pansus juga disampaikan Fraksi PKS, Fraksi KDRI, Fraksi KPN, Fraksi PAN, dan Fraksi Gerindra.
Masing-masing fraksi kemudian mengutus anggotanya untuk bergabung dalam pansus. Fraksi Gerindra mengutus M. Syafii dan M. Ridwan, Fraksi KPN mengutus Ismar Khomri Sudarman dan Suryadi, Fraksi KDRI mengutus H. Usman, Alfon Sirait, dan Mahdalina Sianipar.
Sementara Fraksi PKS mengutus Suminah, Fraksi PDI Perjuangan mengutus Jalasmar Sitinjak, Amirtan, Rusli, dan Leonardo Hadiwijaya Purba, serta Fraksi PAN mengutus Saiful Bahri dan Suyitno.
Usai ditetapkan, anggota pansus langsung menggelar rapat internal dan menyepakati susunan pimpinan pansus dengan menunjuk Ismar Khomri sebagai Ketua, Jalasmar Sitinjak sebagai Wakil Ketua, dan H. Usman sebagai Sekretaris.
Ketua Pansus Plasma HGU, Ismar Khomri, mengatakan pihaknya akan segera bekerja dengan memanggil sejumlah pihak terkait, termasuk inisiator pembentukan pansus.
Menurutnya, langkah awal yang dilakukan yakni mengundang Ikatan Wartawan Online (IWO) Batu Bara dan Zuriat Kedatukan Limapuluh yang selama ini aktif menyuarakan persoalan plasma HGU perkebunan di daerah tersebut.
“Pansus akan segera bekerja untuk mengumpulkan data dan mendengarkan berbagai masukan agar persoalan plasma HGU dapat ditangani secara serius dan menghasilkan solusi yang berpihak kepada masyarakat,” tegas Ismar.
Pembentukan Pansus Plasma HGU ini diharapkan mampu mendorong perusahaan perkebunan agar mematuhi kewajiban plasma kepada masyarakat sesuai ketentuan yang berlaku.[subari]
