Pejalan Kaki Tewas Tersambar Kereta Api di Medang Deras, Tubuh Korban Terpental ke Semak-semak

Kecelakaan lalu lintas kereta api kembali merenggut korban jiwa di Kabupaten Batu Bara. Seorang pengusaha botot (barang bekas) bernama Ruslan (52), wa

Editor: Admin
Pejalan kaki tewas disambar kereta api. (foto/ist)
BATU BARA – Kecelakaan lalu lintas kereta api kembali merenggut korban jiwa di Kabupaten Batu Bara. Seorang pencari botot (barang bekas) bernama Ruslan (52), warga Desa Pakam Raya, Kecamatan Medang Deras, meninggal dunia setelah tersambar kereta api barang di lintasan Simpang Durian, Senin (1/6/2026) pagi.

Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 08.45 WIB di perlintasan kereta api Simpang Durian, Desa Pakam Raya, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi mata di lokasi, korban diduga sedang berada di sekitar jalur rel ketika kereta api barang melintas. Nahas, Ruslan tersambar rangkaian kereta yang melaju dan tubuhnya terpental beberapa meter hingga masuk ke area semak-semak di sekitar lokasi kejadian. Akibat benturan keras, korban mengalami luka parah dan meninggal dunia di tempat.

Usai kejadian, personel Babinsa bersama warga setempat langsung melakukan evakuasi terhadap jenazah korban. Proses evakuasi berlangsung dengan membawa korban ke rumah sakit terdekat untuk penanganan lebih lanjut.

Peristiwa ini sontak mengundang perhatian warga sekitar yang berdatangan ke lokasi kejadian. Sejumlah warga mengaku perlintasan Simpang Durian kerap menjadi lokasi kecelakaan yang melibatkan kereta api.

Kapolsek Medang Deras, AKP A.H. Sagala, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kecelakaan lalu lintas kereta api yang mengakibatkan seorang warga meninggal dunia.

"Benar, telah terjadi kecelakaan yang mengakibatkan seorang warga Desa Pakam Raya meninggal dunia setelah tertabrak kereta api," ujar AKP A.H. Sagala.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendataan dan penyelidikan guna mengetahui secara pasti kronologi serta penyebab kecelakaan tersebut.

Polisi juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar jalur rel kereta api dan selalu memperhatikan keselamatan saat melintasi perlintasan kereta guna menghindari kejadian serupa terulang kembali.[subari]

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com