Masjid Al-Istiqomah Parbangunan Pelopori Digitalisasi Rumah Ibadah di Pedesaan Madina

Masjid Al-Istiqomah Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mulai melakukan transformasi digital dalam pengelolaa

Editor: Admin
Masjid Al-Istiqomah Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina). (foto/ist)
MADINA - Masjid Al-Istiqomah Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mulai melakukan transformasi digital dalam pengelolaan dan penyebaran informasi kegiatan keagamaan, Rabu (9/9/2026).

Langkah tersebut dipelopori Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Masjid Al-Istiqomah sebagai bentuk adaptasi terhadap perkembangan teknologi sekaligus upaya memperluas jangkauan syiar Islam di tengah masyarakat.

Masjid yang berdiri sejak 1981 di atas lahan wakaf seluas 472 meter persegi itu merupakan masjid jami yang selama ini menjadi salah satu pusat kegiatan ibadah dan pembinaan keagamaan masyarakat Desa Parbangunan.

Ketua BKM Masjid Al-Istiqomah, Matthohir Hasibuan, mengatakan perkembangan teknologi membuat pengurus masjid perlu menyesuaikan pola komunikasi dengan kebutuhan masyarakat saat ini.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi di masjid sebenarnya bukan hal baru. Sejak memasuki dekade 2000-an, pengeras suara masjid tidak hanya digunakan untuk azan dan menyampaikan kabar duka, tetapi juga dimanfaatkan untuk menyampaikan berbagai informasi kepada masyarakat.

Selain azan dan kabar duka, pengeras suara juga digunakan untuk menyampaikan ajakan gotong royong, peringatan bencana, serta pengumuman jadwal pengajian rutin setiap Jumat malam.

Masjid Al-Istiqomah sebelumnya juga telah memiliki jaringan Wi-Fi dan kamera CCTV. Namun, pemanfaatan kedua fasilitas tersebut masih terbatas pada kebutuhan internet dan keamanan masjid.

Kini, pengurus mulai mengembangkan pemanfaatan teknologi tersebut ke arah komunikasi dan publikasi digital.

Masjid Al-Istiqomah telah memiliki alamat surat elektronik resmi masjidalistiqomah1981@gmail.com serta akun Instagram @masjid_alistiqomah1981.

Kehadiran platform digital tersebut diharapkan dapat menjadi sarana untuk menyampaikan informasi kegiatan masjid secara lebih cepat dan luas, sekaligus mendokumentasikan kegiatan dakwah, pengajian, dan aktivitas sosial kemasyarakatan.

Langkah digitalisasi ini diharapkan mampu memperluas jangkauan dakwah, merangkul generasi muda, serta menjadi inspirasi bagi masjid-masjid tingkat desa lainnya di Madina.[fadli]

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com