![]() |
| DLH Kota Binjai melakukan pemangkasan dahan pohon yang rawan patah dimusim penghujan dan angin kencang. (foto/ist) |
Kepala DLH Kota Binjai, Ahmad Yani, turun langsung memantau penanganan tersebut. Dengan menggunakan armada truk skylift crane, petugas menyisir sejumlah pohon peneduh berukuran besar di sekitar fasilitas publik untuk mengurangi risiko dahan patah maupun pohon tumbang saat hujan deras dan angin kencang.
Ahmad Yani juga menyampaikan duka cita atas adanya warga yang meninggal dunia akibat tertimpa dahan atau ranting pohon saat hujan deras disertai angin kencang.
“Atas nama keluarga besar Dinas Lingkungan Hidup dan Pemerintah Kota Binjai, kami menyampaikan duka cita yang mendalam. Semoga almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujarnya.
Ia mengimbau masyarakat, pengendara, dan pengunjung fasilitas publik meningkatkan kewaspadaan ketika cuaca ekstrem terjadi. Warga diminta menghindari berteduh di bawah pohon besar, papan reklame, maupun struktur lain yang berpotensi roboh ketika hujan deras dan angin kencang. “Utamakan keselamatan dan carilah tempat berlindung yang aman apabila kondisi cuaca memburuk,” katanya.
DLH Kota Binjai memastikan kegiatan pemangkasan dan mitigasi pohon akan dilakukan secara berkala di sejumlah titik yang dinilai rawan.
Masyarakat juga dapat melaporkan keberadaan pohon yang berpotensi tumbang kepada DLH Kota Binjai agar dapat ditindaklanjuti oleh Tim Satgas Mitigasi Pohon sebagai langkah pencegahan terhadap risiko kecelakaan dan kerugian akibat cuaca ekstrem.[subari]
