Rommy Van Boy Imbau Orangtua Batasi Anak Bermain Gadget Agar Terhindar Pengaruh Negatif

Anggota DPRD Kota Medan, Rommy Van Boy, mengimbau para orangtua membatasi penggunaan gadget atau telepon seluler pada anak.

Editor: Admin
Anggota DPRD Kota Medan, Rommy Van Boy  berdioalog langsung dengan masyarakat. (foto/ist)
MEDAN - Anggota DPRD Kota Medan, Rommy Van Boy, mengimbau para orangtua membatasi penggunaan gadget atau telepon seluler pada anak. 

Menurut Rommy, pembatasan tersebut penting agar anak-anak tidak terpapar berbagai pengaruh negatif di tengah perkembangan teknologi digital.

Imbauan itu disampaikan Rommy saat menggelar kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Kompleks Taman Sakura Indah, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, Minggu (25/10/2026). Kegiatan tersebut dihadiri para pelajar dan ratusan warga.

Rommy mengatakan, pemahaman terhadap nilai-nilai Pancasila perlu ditanamkan sejak dini. Sebab, menurutnya, masih banyak anak, khususnya para pelajar, belum memahami makna dan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.

"Mengapa saya mengimbau para orangtua untuk membatasi anak bermain gadget? Karena saat ini masih banyak anak-anak kita, terutama yang masih duduk di bangku sekolah, kurang memahami makna yang terkandung dalam Pancasila," ujar Rommy.

Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Medan itu menuturkan, pemahaman terhadap Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dapat menjadi bekal bagi anak-anak untuk membentengi diri dari pengaruh negatif.

Selain itu, ia menilai, anak yang memahami Pancasila sebagai falsafah hidup berbangsa dan bernegara diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang memiliki kesalehan sosial, emosional, dan spiritual.

"Karena itu, saya mengajak kita semua untuk mengingatkan anak-anak agar membatasi penggunaan gadget atau handphone. Kita sama-sama tahu bahwa perangkat tersebut memang dibutuhkan saat ini. Namun, di balik manfaatnya, ada pula dampak negatif yang perlu diwaspadai, terlebih di era teknologi digital," katanya.

Rommy berharap, peran orangtua dan penguatan wawasan kebangsaan dapat membantu melindungi anak-anak dari berbagai persoalan sosial, seperti penyalahgunaan narkoba, tawuran, geng motor, judi online, serta perilaku negatif lainnya.

"Mari kita jadikan wawasan kebangsaan sebagai fondasi untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa sehingga kita semua terhindar dari hal-hal negatif," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Kompleks Perumahan Taman Sakura Indah, Ponidi, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan yang digelar Rommy di lingkungan perumahan tersebut.

Ia berharap kegiatan itu memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam membangun karakter generasi muda. "Semoga melalui kegiatan ini, niat baik Pak Rommy Van Boy untuk anak-anak kita dapat diwujudkan," kata Ponidi.

Pada kesempatan itu, Rommy Van Boy bersama Ketua Kompleks Perumahan Taman Sakura Indah, Ponidi, turut memberikan hadiah kepada sembilan pelajar tingkat SD hingga SMA serta seorang warga yang berhasil menjawab pertanyaan seputar Pancasila dan wawasan kebangsaan serta menyanyikan lagu-lagu nasional dengan baik dan benar 

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah warga juga menyampaikan keluhan terkait persoalan infrastruktur, penerangan jalan, pemangkasan pohon, serta kabel yang dinilai berpotensi membahayakan keselamatan warga.

Menanggapi keluhan itu, Rommy, yang juga merupakan anggota Komisi IV DPRD Kota Medan, langsung mengerahkan tim Sahabat Rommy Van Boy untuk melakukan pengecekan di lapangan. 

Hasil pengecekan tersebut selanjutnya akan disampaikan kepada instansi terkait agar persoalan yang dikeluhkan warga dapat ditindaklanjuti dan dicarikan solusinya.[rasid]

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com